Motivasi Hidup Dari Seorang Penyandang Disabilitas Warga Pemalang
"Tahun 2010 lalu ketika saya sedang betulin genteng rumah mertua, tiba-tiba terperosok jatuh dengan posisi terduduk, mungkin tulang punggung terkena sehingga berakibat kelumpuhan pada kaki, " Tutur Toto mengawali pembicaraan, di lapak jualan kopi kelilingnya pada Minggu (28/7/24 ).
Baca Juga:
Lebih lanjut dirinya menceritakan, akibat kecelakaan yang menimpanya akhirnya pekerjaan sebagai tukang las besi yang lama sudah menjadi profesinya, terpaksa ditinggalkan, karena tubuhnya tidak mampu berdiri normal.
" Pasca kecelakaan saya ngga bisa bekerja sebagai tukang Las, untuk menghidupi anak dan istri akhirnya saya memilih berjualan kopi keliling, dengan kursi roda yang sudah dimodifikasi, dengan sepeda motor sehingga berbentuk seperti becak motor, dan Nelangsa saya mas setelah itu saya punya anak satu meninggal, setelah itu istri saya minta cerai," imbuhnya.
Menurut pria warga kelurahan Mulyoharjo ini, kursi roda yang sudah dimodifikasi buat jualan kopi keliling, merupakan bantuan dari Dinas sosial beberapa waktu yang lalu, akan tetapi dirinya berharap bisa mendapatkan bantuan kursi roda satu lagi, untuk keperluan dirinya pergi bolak- balik ke masjid,
" Kursi roda satu buat jualan sehingga kotor, kan kurang afdol mas kalau ngga bersih ke masjid, saya berharap ada bantuan lagi kursi roda buat ke tempat ibadah," tutupnya.
Sementara itu, Penyuluh Sosial ahli muda pada kantor Dinsos kabupaten Pemalang Nina Min Lusiyanti, Ketika dikonfirmasi lewat sambungan teleponnya mengatakan, jika nama Toto Kusbiantoro warga Pegatungan RT.002/007, Kelurahan Mulyoharjo, Kecamatan Pemalang kota, merupakan warga penerima bantuan dari Dinas sosial,
"Sudah dapat bantuan dari Dinsos, coba kami cek sudah dapat bantuan apa saja yang bersangkutan, " Jelas Nina.
Mengenai usulan ada tambahan bantuan dari Toto , penjual kopi keliling ini, Dinas sosial kabupaten Pemalang akan berusaha mengusulkan kembali,
" Siap nanti kita usulkan biar diasesment oleh Pendamping, "jelas Nina.
Semangat seorang Toto Kusbiantoro, merupakan motivasi bagi kita, yang diberikan kesehatan, sehingga bisa beraktivitas dengan normal, jika dibandingkan kehidupan seorang pedagang kopi keliling warga Pemalang, penyandang Disabilitas, yang hanya mendapatkan omzet berjualan kopi 200 ribu rupiah setiap hari,akan tetapi semangat hidup serta berbagi kepada sesama dirinya mampu melakukanya.
Afrianus, Bocah Yatim Piatu yang Diamputasi Butuh Bantuan Para Dermawan
Antisipasi Bencana Gempa Bumi, Rutan Pemalang Gelar Simulasi Penyelamatan
Anak -anak di Pemalang Manfaatkan Daun Pisang Untuk Payung Saat Hujan Tiba
Optimis Dapat Mendulang Suara 70 Persen Pada Pilkada, Ratusan Kader PKS Turun Ke Jalan
Dibawah Guyuran Hujan, Program Jumat Berkah Rizal Bawazier Tetap Dilaksanakan
Mobil Kru TV One Dihantam Truk Box ,3 Wartawan Meninggal 2 Luka -luka
Serius Berantas Narkotika, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Kembali Tangkap Pelaku Pengedar Pil Ekstasi
Yusnar Al-Banjari Terpilih Jadi Ketua Wartawan Mitra Humas Polres Sergai Periode 2026–2028
Pemkab Tapsel Serahkan LKPD 2025 ke BPK RI
BRI BO Kisaran Komitmen Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Perum Bulog Cabang Asahan
Jelang Pelantikan, SMSI Lahat Laksanakan Audiensi Kepada Wakil Bupati
DPC GRIB Jaya Tapsel Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H
Pengembalian Izin PT AR Dipertanyakan, "Proses Hukum dan Kepentingan Korban Belum Tuntas"