Sapu Glagah Majalangu Tradisi Terun Temurun di Pemalang
Istimewa
Salah seorang penjual sapu glagah yang berhasil dijumpai adalah Kamid (67) warga Majalangu, yang berkeliling menjual sapu di Pemalang Kota, Kamis (4/5/2023).
Dirinya mengaku sejak usia belasan tahun sudah mulai berjualan Sapu Glagah buatan kampung halamannya.
"Tahun 1976 saya mulai jualan sapu di Jakarta, terus di Semarang, Pekalongan dan di Pemalang sampai sekarang," tuturnya.
"Untuk harga sapu glagah sendiri dibandrol antara Rp7.0000 hingga Rp15.000, tergantung model dan bahan," jelasnya.
Masih menurut Kamid dirinya berjualan Sapu karena warisan dari orangtuanya.
"Bapak saya dulu jualan sapu sampai ke Kalimantan dan Sulawesi," kata kamid.
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Wakapolres Labuhanbatu dan Forkopimda Lepas Bantuan Kemanusiaan Gelombang Tiga untuk Korban Banjir di Desa Batang Toru
Wakapolres Labuhanbatu Bersama Forkopimda Melayat Tuan Guru Parsulukan Sayyidina Sigambal
Wujud Sinergitas TNI–Polri, Kapolres Labuhanbatu Beri Kejutan HUT ke-80 TNI di Kodim 0209/LB
Sukses Digelar, Pengurus Perbakin Kabupaten Labuhanbatu Sah Dikukuhkan
Ketua DPRD Mabar Sambangi Kementerian ATR/BPN Terkait Ganti Rugi Lahan Embung Anak Munting
BPN Mabar Tak Keluarkan Peta Bidang Tanah Bendung Anak Munting, Ganti Rugi Lahan Gagal
Komentar