Hingga April 2023, 23 Nelayan Meninggal Karena Sakit Ketika Sedang Melaut
Istimewa
Dir Polairud Polda Jateng tengah memeriksa nelayan.
bulat.co.id - Dari data yang dihimpun Dit Polairud Polda Jawa Tengah, sudah ada 23 nelayan yang meninggal karena sakit ketika melaut. Sedangkan tahun lalu, setidaknya ada 60 nelayan yang meninggal karena alasan yang sama.
Oleh karena itu, Dir Polairud Polda Jateng memerintahkan Sat Polairud jajaran untuk melaksanakan kegiatan pengecekan guna memastikan kesehatan para nelayan yang akan berangkat melaut di pelabuhan setempat, Selasa (9/5/23).
Baca Juga: Tiga Nelayan di Riau Disambar Petir, Satu Tewas
Dari kegiatan yang melibatkan Dokkes Polres Batang, Kantor Kesehatan Pelabuhan dan Kantor Perikanan ini, tidak ditemukan adanya nelayan yang sakit dan selanjutnya diterbitkan Surat Persetujuan Berlayar.
Kapolres Batang, AKBP Saufi Salamun melalui Kasat Pol Airud Iptu Zaenal Mutakin menuturkan cek kesehatan kepada awak kapal ini mulai diwajibkan untuk para nelayan yang akan berangkat berlayar.
"Cek kesehatan berlayar atau CKB ini didasari dari analisa atau evaluasi dari kejadian ABK yang meninggal karena sakit saat bekerja di kapal," kata Zaenal.
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Polsek Panai Hilir Ringkus Seorang Nelayan yang Nyambi Edarkan Sabu
Ketua DPRD Mabar Sambangi Kementerian ATR/BPN Terkait Ganti Rugi Lahan Embung Anak Munting
Seorang Warga Manggarai Barat Ditetapkan Sebagai Tersangka Penyelundupan BBM
BPN Mabar Tak Keluarkan Peta Bidang Tanah Bendung Anak Munting, Ganti Rugi Lahan Gagal
Polisi dan Masyarakat Bersinergi Bersihkan 400 Kg Sampah di Pulau Monyet Labuan Bajo
Nelayan Mitra Bajo Menolak Aktivitas Reklamasi di Pantai Mawatu
Komentar