Pemuda di Binjai Ditemukan Tewas Terbaring di Rel KA, Diduga Tertabrak Kereta Api
Hendra Mulya - Selasa, 23 Januari 2024 12:30 WIB
Istimewa
bulat.co.id - BINJAI | Seorang pemuda ditemukan tewas mengenaskan di jalur perlintasan keretaapi tanpa palang pintu, tepatnya di Jalan Cempaka, Lingkungan VII, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai.Dilihat dari kondisi jenazahnya yang penuh luka, korban diduga meninggal dunia akibat tertabrak Kereta Api Sri Lelawangsa rute Kwalabingai-Binjai.
Penemuan jenazah pemuda malang tersebut sontak membuat warga heboh. Seketika itu, puluhan warga berdatangan untuk mengenali ciri fisik dan identitas korban.
Menurut penuturan warga, korban dikenali bernama Muhammad Ryan Syahputra (19), warga Jalan Lobak, Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, yang kesehariannya bekerja sebagai petugas pengutip retribusi parkir.
"Kabarnya korban ini anak yatim piatu. Sempat tinggal di Percukaian, Kelurahan Pahlawan, tapi sekarang ini pindah domisili di Gang Sundari, Kelurahan Damai," ujar Rizky, salah seorang warga setempat.
Tidak lama setelah petugas PT KAI Stasiun Binjai dan personel Satlantas Polres Binjai tiba di lokasi kejadian, jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa menuju RSUD Dr RM Djoelham Kota Binjai.
Baca Juga:Keterangan dihimpun wartawan di lokasi kejadian, jenazah korban ditemukan pertama kali oleh Khairul Akbar, salah seorang warga setempat. Saat itu, korban dalam posisi tergeletak tidak bernyawa di atas rel.
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait
Polsek Firdaus Sigap Tindaklanjuti Laporan Warga, Pria Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil
Kecelakaan Maut Kereta Api di Perbaungan, Polisi Gerak Cepat Turun Lansung Evakuasi Korban
Kasat Reskrim Polres Binjai Diduga Tutup Mata, FPMSU Desak Polda Tindak Tegas Lokasi Judi di Binjai
Oknum Pejabat Pemko Binjai Berinisial AA Diduga Jual Proyek Fiktif
FPMB Minta Dirkrimsus Periksa Plh Sekda Binjai Chairin F Simanjuntak Terkait Dugaan Jual Beli Proyek di Dishub Binjai
Wakapolres Labuhanbatu Bersama Forkopimda Melayat Tuan Guru Parsulukan Sayyidina Sigambal
Komentar