Kades di Langkat Menjerit, Minta Outbound Ditiadakan
Sementara, satu kepala desa dibebankan tiga kali kegiatan outbound dalam satu tahun, maka Rp 840 juta x 3, sehingga total keseluruhan dana desa yang dihabiskan mencapai Rp 2,5 miliar dalam satu tahun.
Baca Juga:
Dengan anggaran yang cukup fantastis itu, tidak tertutup kemungkinan outbound hanya menjadi ajang bagi-bagi oleh oknum di PMDK Kabupaten Langkat. Bahkan, kegiatan ini sudah berjalan lama tanpa ada hambatan.
Selidik-punya selidik, dalam lingkaran ini ternyata ada dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum. Sehingga pungutan yang membebankan pemerintah desa itu pun berjalan mulus tanpa tersentuh hukum.
Keterlibatan oknum aparat juga disebutkan sangat besar dalam lingkaran ini. Sebab, kepala desa yang tak ikut aturan, akan terus dicari kesalahan dan malah dapat dijerat hukum. Kepala desa di Langkat sering menyebutkan dengan kata, "kalau nekat melawan arus, hanyut".
Menurut pengakuan Kades yang ditemui di lapangan, tahun 2023 ini outbound masih dilakukan satu kali. Peserta outbound langsung diisi oleh Kades.
Dermawan Tipu Warga Ratusan Juta Dilaporkan ke Polres Sergai
Babinsa Koramil 10/SR Peltu Sutikno bersama Kepala Desa Simpang Empat Peduli Terhadap Insfratruktur Jalan
Dampak Keresahan, Pemerintah Desa di Sergai Mulai Aksi Senyap
Kepala Desa Kutapinang Diduga Selewengkan DD Tahun 2024
PERIKSA dan TANGKAP 20 Kades di Kecamatan Dolok Masihul Sergai