Mahasiswa KKN UNSAM Bantu Warga Mendapat Aliran Listrik Normal Usai 4 Bulan Menunggu
Salah satu mahasiswa KKN Kelompok 11 UNSAM, Bagus Rayuda menjelaskan, warga terutama ibu-ibu terus menyampaikan keresahan mereka mengenai tidak adanya arus listrik selama 4 bulan terakhir.
"Seluruh kegiatan, baik rumah tangga, kegiatan desa, maupun pendidikan, mengalami kendala dan terhambat, ini terus dikeluhkan warga", ujarnya, Jumat (7/2/25).
Baca Juga:
- PMB Unsam Kolaborasi dengan Komunitas Mahasiswa Peduli Literasi University of Cambridge Gelar Aksi Literasi untuk Anak Korban Banjir di Aceh Timur
- Bersih, Belajar, Berdaya: Jejak Mahasiswa Lintas Kampus di Kebun Medang Ara
- Mahasiswa KKN Kemanusiaan Kolaborasi Gelar Pendampingan Psikososial Anak Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Ia menambahkan bahwa masyarakat sudah berulang kali melaporkan masalah ini ke pihak terkait. Namun, hingga kedatang mahasiswa pada Senin (21/1) lalu, listrik belum juga dipulihkan.
Meski sebelumnya curah hujan tinggi menjadi alasan pihak PLN, warga menilai empat bulan tanpa listrik adalah waktu yang terlalu lama.
"Bayangkan saja mati lampu selama empat bulan," ungkap Bagus menirukan keluhan warga.
Sementara itu, Geuchik Gampong Rantau Panjang Said Ridwan membenarkan hal tersebut. Namun, dirinya menjelaskan selama 4 bulan listrik masih ada tetapi arusnya sangat kecil.
"Bukan terputus, hanya arusnya saja sangat kecil sehingga hanya bisa digunakan untuk menyalakan lampu 5 watt", ungkap Geuchik kepada media ini, Sabtu (8/2).
Meski begitu Said Ridwan tetap berterima kasih atas bantuan yang dilakukan para mahasiswa KKN tersebut. Dirinya berharap arus listrik di desanya terus berjalan normal.
Hingga berita ini ditayangkan, listrik di Gampong Rantau Panjang masih normal dan tidak mengalami gangguan yang berarti. Warga berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi. Mengingat dampaknya yang sangat mempengaruhi kelancaran aktivitas sehari-hari.
PMB Unsam Kolaborasi dengan Komunitas Mahasiswa Peduli Literasi University of Cambridge Gelar Aksi Literasi untuk Anak Korban Banjir di Aceh Timur
Bersih, Belajar, Berdaya: Jejak Mahasiswa Lintas Kampus di Kebun Medang Ara
Mahasiswa KKN Kemanusiaan Kolaborasi Gelar Pendampingan Psikososial Anak Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
KKN Kemanusiaan Kelompok 13 Pulihkan Psikologis Siswa Pascabencana
Kontribusi Nyata Pasca Banjir, Kelompok 10 KKN Kemanusiaan UNSAM-UNY Gelar Kegiatan Edukatif dan Keagamaan di Desa Marlempang