Gegara Hal Ini Kepulangan Satu Jemaah Haji Asal Aceh Ditunda
bulat.co.id - BANDA ACEH | Kepulangan satu jemaah haji asal Aceh Besar, Faridah, ditunda. Hal itu disebabkan paspor miliknya hilang di bandara Jeddah, Arab Saudi.
Baca Juga:
- Mahasiswa KKN Kemanusian Kelompok 14 UNSAM - UNY Memperingati Isra Mi'raj, Upaya Pemulihan Trauma Masyarakat Pasca Bencana di Desa Tanjung Lipat 1
- Hijaukan Harapan, Tutup Luka Trauma: Aksi Kemanusiaan Kelompok 16 KKN Unsam–UNY di Seuneubok Aceh Pasca Banjir Bandang
- Ruang Tumbuh Bersama, KKN Kemanusiaan UNSAM × UNY Hidupkan Sapta Marga Pasca Banjir
Untuk proses
lebih lanjut, Faridah akan pulang dengan kloter lain. Kepulangannya mengingat
sudah memiliki Surat Keterangan Pengganti Paspor (SKPP). "Ia akan pulang bersama
jemaah kloter 03-BTJ," kata Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)
Aceh, Azhari, Rabu (5/7/2023).
Baca Juga : Rombongan Jemaah Haji Kloter Satu Mendarat Selamat di Bandara Kualanamu
Jemaah kloter 1 yang pulang berjumlah 392 orang. Mereka berangkat dari bandara
King Abdul Aziz, Jeddah pada Selasa (5/7) pukul jam 15.18 Waktu Arab Saudi dan
tiba di bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar dinihari tadi sekitar pukul
03.17 WIB.
Para jemaah yang tergabung dalam Kloter 1 terdiri dari 171 laki-laki dan 221
perempuan. Mereka berasal dari Banda Aceh, Aceh Besar, dan Pidie Jaya.
Mahasiswa KKN Kemanusian Kelompok 14 UNSAM - UNY Memperingati Isra Mi'raj, Upaya Pemulihan Trauma Masyarakat Pasca Bencana di Desa Tanjung Lipat 1
Hijaukan Harapan, Tutup Luka Trauma: Aksi Kemanusiaan Kelompok 16 KKN Unsam–UNY di Seuneubok Aceh Pasca Banjir Bandang
Ruang Tumbuh Bersama, KKN Kemanusiaan UNSAM × UNY Hidupkan Sapta Marga Pasca Banjir
Ruang Tumbuh Bersama, KKN Kemanusiaan UNSAM × UNY Hidupkan Sapta Marga Pasca Banjir
Mahasiswa KKN Kemanusiaan UNSAM dan UNY Fokus Pemulihan Pascabanjir di Desa Tanjung Neraca