Puluhan Kampung di Pekalongan Terdampak Banjir Rob, Satu Diantaranya Berpotensi Tenggelam
Istimewa
Pemkab Pekalongan Tinjau Lokasi Banjir Rob
Ditambahkan Akbar, pada tahun 2019 telah dibangun tanggul untuk mencegah banjir rob, namun di tahun 2023 kembali terjadi limpas dan yang terdampak paling parah diantaranya kampung Simonet, serta warga di bantaran aliran Sungai Mrican, dan Sungai Buangan Pekuncen.
Baca Juga:
Baca Juga :Terlilit Utang Pinjol, Pengusaha di Tasikmalaya Nekat Curi Brankas Milik Mertua
Diakui Akbar, ada tahapan cukup panjang serta dinamika yang harus dilalui dalam proses relokasi, namun atas dukungan semua pihak akhirnya Pemkab Pekalongan mampu sampai pada tahapan pengundian tanah kavling yang telah dilaksanakan pada 24 Juni 2023, setelah sebelumnya dilakukan rapat bersama DPRD Kabupaten Pekalongan pada 22 Juni 2023 untuk meminta persetujuan hibah tanah.
Sedangkan untuk proses pembangunan hunian, kata Akbar direncanakan akan dimulai pada tahun 2024 mendatang.
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait
Ciptakan Tata Kelola Kearsipan Yang Baik, Kemenkumham Jateng Musnahkan Fisik Arsip dan Sosialisasikan Permenkumham Tata Naskah Dinas
Polisi Periksa Rumah Pak Haji Pemilik Kontrakan di Tangerang
Dukungan Pemulihan Pendidikan Melalui Penguatan Literasi
Banjir ROB Sapu Wilayah Bagan Kuala, Puluhan Rumah Warga dan Objek Wisata Terendam Pasir
Peluncuran Buku Tiga Kunci Pemasyarakatan Maju dan Back To Basic
Muh Rizqi Iskandar Muda, Anggota DPRD Termuda Jawa Tengah dari Partai Gerindra
Komentar