Diseminasi Audit Kasus Stunting di Aula Dinas Dalduk KB Padangsidimpuan
Audit kasus stunting untuk mengidentifikasi resiko, mengetahui penyebabnya, menganalisis faktor resiko, dan memberikan rekomendasi penanganan dan pencegahan kasus stunting dan juga sebagai perbaikan dari tatalaksana untuk kasus yang sama
Pj Wali Kota Padangsidimpuan, H Timur Tumanggor SSos MAP mengatakan prevalensi stunting di Padangsidimpuan mencapai 26,1% yang menunjukkan target capaian untuk tahun 2024 sebanyak 18,77% dimana, penurunan masih belum tercapai. Dipintakan ke semua pihak pada percepatan penurunan stunting bekerja keras.
Baca Juga:
"Kepada semua pihak untuk penurunan stunting, selain untuk mengukur dan menimbang bayi, Posyandu harus berperan aktif untuk pemberian makanan bergizi pada bayi. Peran Kades dan Lurah sangat penting untuk mengajak masyarakat agar datang ke Posyandu", ujar H Timur.
Pauzi SGz selaku Satgas Stunting BKKBN Sumatera Utara (Sumut) pada giat tersebut menginginkan segala rekomendasi dari hasil analisa Tim pakar atas kasus yang diangkat bisa dilaksanakan oleh OPD terkait dan dapat ditindaklanjuti hingga tingkat TPPS Kelurahan/ Desa. Sehingga anak-anak yang diaudit ini bisa ditata laksana dengan baik dan faktor resikonya bisa diperbaiki dan anak-anaknya bisa sehat.
Terkait Stunting di Madina, Arief Tampubolon: Siapapun yang Terlibat Harus Mempertanggungjawabkan Perbuatannya
Terkait Stunting di Madina, Arief Tampubolon: Siapapun yang Terlibat Harus Mempertanggungjawabkan Perbuatannya
KSR-PMI Unit UNSAM Bantu Upaya Pencegahan Stunting di Desa Terisolir
Upaya Cegah Stunting, KSR-PMI Unit UNSAM Bagikan PMT di Desa Telaga Tujuh
Kunker di Puskesmas Cancar, Pj. Gubernur NTT Dorong Percepatan Penanganan Stunting