Bawa Misi Perdamaian di Mindanao, HWPL Putar Film Dokumenter 'Great Legacy' di Filipina
Pemutaran film dokumenter perdamaian 'great legacy' di Mindanao
Foto: Istimewa
Bawa Misi Perdamaian di Mindanao, HWPL Putar Film Dokumenter 'Great Legacy' di Filipina
Baca juga: Seperti Apa Tahun 2023, Ramalan Baba Vanga: Rusia Menguasai Dunia Hingga Badai Tsunami Matahari
Walikota Davao City, Sebastian Duterte, mengucapkan selamat atas penayangan film dokumenter perdamaian tersebut.
"Dengan menayangkan dokumenter-dokumenter dan film-film tentang perdamaian kepada orang-orang, kita dapat mendorong lebih banyak orang untuk menjadi satu dengan kita dalam upaya-upaya pemeliharaan perdamaian dan pembangunan perdamaian untuk kaum masyarakat kita," ujarnya.
Gerakan perdamaian HWPL di Filipina telah dimulai ketika Ketua HWPL Man-hee Lee, seorang veteran perang Korea dan aktivis perdamaian, mengunjungi Mindanao beberapa kali sejak 2013. Ia memediasi sebuah perjanjian perdamaian sipil yang ditandatangani oleh Uskup Agung Emeritus Fernando Capalla dan kemudian Gubernur Maguindanao, Esmael "Toto" G. Mangudadatu, pada tanggal (14/12014) di Kota General Santos.
Di hadapan 300 orang termasuk para politisi, dosen, tokoh agama, dan mahasiswa, perwakilan-perwakilan pada hari itu berjanji untuk bekerja sama mengakhiri konflik dan membangun perdamaian terutama di wilayah Mindanao yang telah lama mengalami penderitaan akibat dari efek-efek perang.
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Ketua DPRD Mabar Sambangi Kementerian ATR/BPN Terkait Ganti Rugi Lahan Embung Anak Munting
BPN Mabar Tak Keluarkan Peta Bidang Tanah Bendung Anak Munting, Ganti Rugi Lahan Gagal
Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK MH Dukung Kinerja Bank Sumut
104 Negara Anggota PBB Beri Dukungan Penuh pada Guterres dan Kutuk Tindakan Israel
Perang Brutal Selama Setahun Telah Mengubah Gaza Menjadi Lautan Reruntuhan dan Kuburan
Krisis Kemanusiaan Gaza Membuat PBB Meminta Perdamaian
Komentar