Jelang Natal dan Tahun Baru, Edy Rahmayadi Minta Komoditas dari Sumut Dikontrol Ketat
Edy Rahmayadi Minta Komoditas dari Sumut Dikontrol Ketat
Foto: Istimewa
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi memimpin Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumut bersama Walikota/ Bupati Se- Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (19/12/2022).
bulat.co.id -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta komoditas yang keluar dari daerahnya dikontrol dengan ketat. Ini bertujuan untuk mengendalikan harga komoditas di Sumut, terutama terkait komoditas pangan.
Menjelang Natal dan Tahun Baru 2023, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut berupaya menjaga kestabilan harga komoditas pangan. Tujuannya, untuk mengendalikan tingkat inflasi Sumut dan juga pertumbuhan ekonomi.
"Tidak ada barang yang keluar dari Sumut yang tidak terkendali, harus dikontrol untuk memastikan ketersediaan komoditas pangan di sini dan menjaga inflasi kita, Satgas Pangan, Kabupaten/Kota harus pantau ini secara ketat," kata Edy Rahmayadi, saat rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (19/12/2022).
Inflasi Sumut di November 2022 berada di angka 5,03% (yoy), turun 0,63 poin bila dibanding dengan bulan Oktober (5,66%). Sumut berhasil menurunkan inflasinya untuk lebih rendah dari nasional yang sebesar 5,42% (yoy) di November 2022.
Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi Sumut di Triwulan III masih berada di angka 4,97% (yoy), lebih rendah dari nasional yang sebesar 5,72% (yoy). Edy Rahmayadi berharap di 2023 Sumut bisa meningkatkan pertumbuhan ekonominya di atas 5%.
Baca juga: Gubernur Sumut Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Pasokan Aman
"Dibilang bagus walaupun tak sempurna, masih 4,97% pertumbuhan ekonomi, itu sudah dapat hadiah aku ini. Sebelum pandemi kita 5,26%, Saya berharap di 2023 kita di atas 5%," kata Edy Rahmayadi usai acara.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Doddy mengatakan, pertumbuhan ekonomi di Sumut diprediksikan masih di angka 4,1-4,9% di akhir tahun ini. Walau begitu, menurutnya tren peningkatan pertumbuhan ekonomi Sumut masih baik.
"Kalau pertumbuhan ekonomi prediksinya masih agak panjang, 4,1-4,9%, tetapi tampaknya arahnya ke atas. Memang isunya kita trennya naik, tetapi belum optimal karena masih di bawah nasional. Tetapi intinya momentumnya masih terjaga, semua indikator semuanya bagus," terangnya.
Sedangkan untuk inflasi, Doddy menambahkan di akhir tahun akan mengalami kenaikan karena pengaruh Natal dan Tahun Baru.
"Kalau inflasi juga relatif, Desember ini mau tidak mau pasti naik karena memang pengaruh Natal, tetapi sejauh ini dibandingkan nasional dan seluruh provinsi lain masih lebih baik," kata Doddy.
Hadir pada rapat TPID ini Bupati/Walikota se-Sumut, pimpinan-pimpinan BUMD se-Sumut serta OPD terkait. Hadir juga jajaran Satgas Pangan Sumut dan Kabupaten/Kota serta lembaga dan instansi terkait.
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Raja-raja Adat Mandailing Jatuhkan Sanksi Tegas atas Aksi Miswar Daulay Cs
HYS Politisi Muda Aset Terbaik Kabupaten Labuhanbatu Utara
FPMS Apresiasi Kinerja Kakanwil Ditjenpas Sumut, Dinilai Cepat Tanggap dan Peka Aspirasi Publik
Duel Para Pangeran Beringin : Menakar Marwah di Arena Musda
Buka Seleksi Penerimaan Anggota Muda dan Kenaikan Status Anggota Biasa, Ketua PWI Sumut Bangga Dengan Antusias Peserta
Ijeck Diganti, PLT Ketua DPD Golkar Sumut Ditunjuk Untuk Laksanakan Musda
Komentar