30 Warga Aceh Timur Diduga Keracunan Gas dari Perusahaan
bulat.co.id -ACEH | Sebanyak 30 warga Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, Aceh diduga keracunan gas dari perusahaan PT Medco E&P Malaka.
Warga mengalami sesak dan muntah-muntah sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Baca Juga:
- Mahasiswa KKN Kemanusian Kelompok 14 UNSAM - UNY Memperingati Isra Mi'raj, Upaya Pemulihan Trauma Masyarakat Pasca Bencana di Desa Tanjung Lipat 1
- Hijaukan Harapan, Tutup Luka Trauma: Aksi Kemanusiaan Kelompok 16 KKN Unsam–UNY di Seuneubok Aceh Pasca Banjir Bandang
- Ruang Tumbuh Bersama, KKN Kemanusiaan UNSAM × UNY Hidupkan Sapta Marga Pasca Banjir
Direktur WALHI Aceh, Ahmad Shalihin kepada wartawan, Senin (25/9/23) mengatakan, warga yang diduga keracunan telah dibawa ke RSUD Zubir Mahmud Idi Rayeuk.
"Dari 30 orang yang keracunan, 3 diantaranya anak-anak dan mayoritas perempuan harus mendapatkan perawatan intensif," kata Ahmad Shalihin.
Baca Juga :Anak-anak di Rusia Dilatih Gunakan Senjata
Shalihin mengatakan, insiden itu disebut terjadi pada Minggu (24/9/23) malam setelah warga mencium bau busuk.
Berdasarkan keterangan warga, bau tersebut seperti telur busuk sehingga membuat dada sesak dan susah bernafas. Aroma itu tercium hingga menjelang tengah malam.
"Insiden itu membuat warga mengalami sesak dan muntah-muntah," jelasnya.
Menurutnya, ratusan warga di desa tersebut terpaksa mengungsi ke kantor camat. Mereka meninggalkan rumah karena tidak sanggup mencium aroma tersebut.
Mahasiswa KKN Kemanusian Kelompok 14 UNSAM - UNY Memperingati Isra Mi'raj, Upaya Pemulihan Trauma Masyarakat Pasca Bencana di Desa Tanjung Lipat 1
Hijaukan Harapan, Tutup Luka Trauma: Aksi Kemanusiaan Kelompok 16 KKN Unsam–UNY di Seuneubok Aceh Pasca Banjir Bandang
Ruang Tumbuh Bersama, KKN Kemanusiaan UNSAM × UNY Hidupkan Sapta Marga Pasca Banjir
Ruang Tumbuh Bersama, KKN Kemanusiaan UNSAM × UNY Hidupkan Sapta Marga Pasca Banjir
Mahasiswa KKN Kemanusiaan UNSAM dan UNY Fokus Pemulihan Pascabanjir di Desa Tanjung Neraca