Tolak Konflik Horizontal Nabire Topo, Mahasiswa IMPT Manokwari Gelar Unjukrasa
"Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan 6 bupati, mohon segera selesai masalah ini, karena masalah ini untuk kita orang Papua," terang Iyai.
Baca Juga:
- Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Papua Barat Yonif 642, Beri Ilmu Pengetahuan dan Wawasan Kewarganegaraan di SDN Kiruru
- Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Papua Barat Yonif 642, Beri Ilmu Pengetahuan dan Wawasan Kewarganegaraan di SDN Kiruru
- Penampakan Masjid Ibunda Anies Baswedan di Sorong, Pondasinya Batu dari Jalur Gaza
"Tokoh, pemuda, tokoh Adat, semua Elemen mohon berbicara bersama lalu selamatkan konflik yang terjadinya ini," kata Iyai.
Ketua Badan pengurus IMPT, Gergorius Kadepa mengatakan secara jujur meskipun terjadi perang suku, IMPT tetap bersatu dan tetap kepada moto yang telah disepakati.
"Kami Badan pengurus IMPT tidak mau melihat egoisme suku, egoisme marga, egoisme wilayah, egoisme kabupaten, maka di dalam ikatan mahasiswa pengunjung tengah kita adalah harus bersatu, kita adalah satu rasa, kita adalah satu generasi Papua," jelas Kadepa Badan pengurus IMPT.
Setelah itu, penanggung jawab aksi badan pengurus IMPT Gergorius Kadepa membacakan 6 poin pernyataan sikap sebagai berikut:
1. Mendesak kepada intelektual Meepago dan lapangan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan kepala Suku kedua Belah pihak selesaikan masalah Konflik horizontal berkepanjangan mengorbankan memakan jiwa manusia.
Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Papua Barat Yonif 642, Beri Ilmu Pengetahuan dan Wawasan Kewarganegaraan di SDN Kiruru
Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Papua Barat Yonif 642, Beri Ilmu Pengetahuan dan Wawasan Kewarganegaraan di SDN Kiruru
Penampakan Masjid Ibunda Anies Baswedan di Sorong, Pondasinya Batu dari Jalur Gaza
Polisi Tembak Mati 4 Buronan Pelaku Pembuhuhan Kepala Distrik di Papua Barat
Panglima Papua Barat Bomberay Viktor Makamuke di Tangkap Polisi