Lahan Food Estate di Pakpak Bharat Mulai Ditanami Jagung
Istimewa
Lahan food estate tahap awal seluas 50 Hektare di Kabupaten Pakpak Bharat persisnya di Desa Ulumerah Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu telah mulai ditanami jagung.
bulat.co.id - Lahan food estate tahap awal seluas 50 Hektare di Kabupaten Pakpak Bharat persisnya di Desa Ulumerah Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu sudah mulai ditanami jagung sejakSenin (27/3/2023).
Plt Kepala Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pakpak Bharat, Adei Johan Banurea saat dikonfirmasi Bulat.co.id melalui pesan whatsap, Selasa (11/4/2023), membenarkan hal tersebut.
Baca Juga:
Baca Juga: Musrenbang RKPD 2024 Digelar, Plt Camat Ajak Masyarakat Jaga Kota Salak
Ditanya luas lahan food estate yang sudah selesai ditanami hingga saat ini, Adei Johan Banurea menyampaikan kurang lebih sekitar 5 (Lima) Hektare. "Kurang lebih 5 Hektare," katanya.
Sebelumnya, Adei Johan Banurea menyampaikam bahwa penanaman perdana ini akan terus ditingkatkan dengan penanaman tahap selanjutnya.
"Penanaman tahap awal ini akan terus kita tindak lanjuti, secara bertahap sampai nanti semua areal yang diperuntukkan bagi pengembangan food estate ini benar-benar bisa dikelola dengan baik," jelas dia.
Diketahui Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat bekerja sama dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI saat ini tengah mengembangkan program food estate (Lumbung Pangan Baru) di Kecamatan sitellu Tali Urang Julu.
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Dukung Program Nasional, Kapolres Labuhanbatu Tanam Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025
Polres Sergai Tanam Jagung Lahan 2 Hektar, Siap Mendukung Penuh Program Ketahanan dan Swasembada Pangan
Ketua DPRD Mabar Sambangi Kementerian ATR/BPN Terkait Ganti Rugi Lahan Embung Anak Munting
BPN Mabar Tak Keluarkan Peta Bidang Tanah Bendung Anak Munting, Ganti Rugi Lahan Gagal
Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK MH Dukung Kinerja Bank Sumut
Pemkab Sergai Beri Dukungan Penuh Program Penanaman Jagung 1 Juta Hektar bersama Polri dan Mentan RI
Komentar