Simak Efek Gas Air Mata dan Cara Mengatasinya
Gejala yang Ditimbulkan oleh Gas Air Mata
Baca Juga:
Gas air mata mengandung zat kimia 2-Chlorobenzalmalononitrile yang sangat berbahaya bagi mata.
Setelah terkena gas air mata, seseorang akan mengalami pengeluaran air mata secara berlebihan dan dapat menyebabkan penglihatan terganggu, kebutaan sementara, gatal, dan luka bakar pada kulit.
Cara Mengatasi Akibat Terpapar Gas Air Mata
Jika terpapar oleh gas air mata, segera menjauh dari area yang terkena dampaknya.
Bilas mata dengan air bersih dan berkedip lah sebanyak mungkin untuk membantu memproduksi air mata.
Hindari menggosok mata dengan tangan karena dapat menyebar zat kimia ke mata. Bila memungkinkan, segera cari bantuan medis dan lepaskan pakaian yang melekat pada mata.
Usahakan untuk meminimalkan waktu terpapar gas dengan segera menjauh dari sumbernya.
Komplikasi akibat gas air mata dapat bertambah parah bila terpapar dalam waktu yang lama.
Oleh karena itu, penanganan segera terhadap dampak gas air mata sangat penting untuk dilakukan.
Gas air mata sering digunakan oleh pihak keamanan dalam berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk menangani aksi unjuk rasa.
PT Pindad Persero merupakan salah satu produsen senjata yang memproduksi gas air mata di Indonesia.
Demikianlah tips dan penjelasan yang perlu diketahui mengenai dampak dan cara mengatasi terkena gas air mata.
Jaga kesehatan dan keselamatan kamu dengan selalu memperhatikan hal-hal di atas. Semoga bermanfaat.
SPPG Tanjung Beringin Salurkan Program Makan Bergizi Gratis kepada Guru
Polsek Firdaus Respon Cepat Laporan Warga Lewat Call Center 110 Soal adanya Kebakaran
Duel Para Pangeran Beringin : Menakar Marwah di Arena Musda
Mahasiswa KKN Kemanusiaan UNSAM dan UNY Fokus Pemulihan Pascabanjir di Desa Tanjung Neraca
Proyek Tak Bertuan Ditemukan di Darussalam Madina
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahun 2025-2026 Dilaunching di Sergai
BRI BO Kisaran Dukung Olahraga Menembak Jadi Cabor Unggulan Penyumbang Prestasi di Asahan