Fakta Ibu di Simalungun Kubur Bayinya yang Baru Lahir Terungkap

- Senin, 26 Juni 2023 10:43 WIB
Fakta Ibu di Simalungun Kubur Bayinya yang Baru Lahir Terungkap
internet
Ilustrasi
bulat.co.id -Fakta seorang ibu di Kabupaten Simalungun, berinisial A (21), yang mengubur bayi baru dilahirkannya terungkap.

Berdasarkan keterangan Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC Sipayung, Senin (26/6), pelaku nekat membunuh bayinya dengan menyekap mulut dan hidung sampai tewas.

Advertisement

"A nekat membunuh bayi yang baru dilahirkannya dengan cara menutup mulut dan hidung anak tersebut. Bayi diduga hasil hubungan gelap," kata Ronald FC Sipayung.

Baca Juga:


Baca Juga :Ibu Kubur Bayi yang Baru Dilahirkan, Kejadian di Simalungun


Setelah anaknya tewas, lanjut Ronald, A pergi membawa bayinya ke salah satu ladang di Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan untuk dikubur. Berdasarkan hasil penyelidikan, A memang berniat untuk membunuh bayinya itu.

"A tidak memiliki niat untuk mengasuh anaknya sendiri dan memutuskan untuk membunuhnya ketika bayi tersebut baru lahir. Motif yang diungkapkan A, karena tidak memiliki kemampuan untuk merawat bayi dan takut disalahkan oleh keluarga dan masyarakat setempat. Dia juga takut jika keluar dari rumah dengan membawa bayi tersebut menjadi aib keluarga karena memiliki anak di luar nikah," jelasnya.


Lebih lanjut dikatakan Ronald, A telah lama berpisah dengan suaminya. Setelah berpisah, A berhubungan dengan pria lain. Pada April 2023, A mengetuai dirinya ternyata tengah hamil.

"A mengeluhkan sakit pada perutnya yang diketahui oleh adik kandungnya yang masih satu tempat tidur, dan meminta untuk merahasiakannya," ujarnya.

Setelah penemuan mayat itu, sambung Ronald, pihak kepolisian lalu mengamankan A ke Polsek Tanah Jawa. Selain A, polisi juga mengamankan kain gendongan serta cangkul yang digunakan A untuk mengubur bayinya. "Kami akan mengusut dan memproses A sesuai dengan hukum yang berlaku," jelasnya.


Sebelumnya , A melahirkan bayi diduga hasil hubungan gelapnya. Setelah melahirkan, A mengubur bayinya di sebuah ladang. Kapolsek Tanah Jawa Kompol Manson Nainggolan mengatakan, jasad bayi itu ditemukan di sebuah perladangan di Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan, Jumat (23/6).

Penemuan jasad bayi itu berawal dari ceceran darah yang ditemukan oleh warga di ladang itu.
Awalnya menurut pengakuan A, dia mengubur bayinya karena telah meninggal saat dilahirkan. "Untuk sementara keterangan dia karena anaknya mati dilahirkan makanya langsung dikuburkan, itu keterangan dia, tapi kan kita masih autopsi, diperiksa dulu. Kalau soal bayi ini dibunuh atau tidak belum tahu kita pastinya," jelasnya. (dhan/dtk)

Halaman :
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru