Inovasi KAI Sumut dalam Mengurangi Kecelakaan Kereta Api yang Merenggut Nyawa
Dalam rangka menyambut HUT ke-79 RI, KAI mengangkat tema "Merdeka, Selamatkan Perlintasan" dalam upaya untuk menciptakan perlintasan yang aman dan bebas dari kecelakaan. KAI menjalin kerjasama dengan Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, dan Railfans untuk mencapai tujuan ini.
Baca Juga:
Selain melakukan sosialisasi, KAI juga terus melakukan penutupan perlintasan sebidang untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta api. Divre I Sumut sudah menutup sebanyak 24 perlintasan yang tidak berpalang pada tahun 2024.
Namun demikian, KAI menyayangkan masih adanya pengguna jalan yang tidak disiplin saat melintas di perlintasan sebidang serta masih banyaknya masyarakat yang membuat perlintasan liar untuk aktivitas.
KAI Divre I Sumut mengimbau kepada para pengguna jalan raya yang akan melintas pada perlintasan sebidang agar selalu berhati-hati dan waspada, serta mengutamakan keselamatan dengan mematuhi rambu-rambu serta aturan yang ada.
Pengguna jalan juga wajib menghentikan kendaraannya, melihat kanan kiri, memastikan aman, dan melanjutkan perjalanan di perlintasan sebidang.
Perlu diingat, pelanggaran di perlintasan sebidang serta jalan raya merupakan pelanggaran lalu lintas dan dapat ditindak sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Kepatuhan dan kesadaran masyarakat sangatlah penting untuk menciptakan perlintasan yang aman dan bebas dari kecelakaan.
KKN Kemanusiaan Kelompok 13 Pulihkan Psikologis Siswa Pascabencana
Kontribusi Nyata Pasca Banjir, Kelompok 10 KKN Kemanusiaan UNSAM-UNY Gelar Kegiatan Edukatif dan Keagamaan di Desa Marlempang
HPN 2026 Banten: Hajatan Nasional atau Panggung Eksklusif Gerombolan Pedagang ?
Khairul Siregar Resmi Pimpin MKKSS Serdang Bedagai Periode 2026–2029
BRI BO Kisaran dan BNNK Asahan Perkuat Sinergisitas Layanan Perbankan dan Dukungan Pemberantasan Narkoba
Unjukrasa di Kantor Gubernur dan Polda Sumut, BEM SI Desak Robohkan Diskotek Blue Night
Kecelakaan Maut Kereta Api di Perbaungan, Polisi Gerak Cepat Turun Lansung Evakuasi Korban