UD Jeremi Desa Blok 10 Dolok Masihul Klarifikasi Penjualan Pupuk Subsidi
Pemilik kios UD Jeremi, H.M. Sinaga, menegaskan bahwa penyaluran pupuk subsidi kepada petani telah dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama kelompok tani yang dituangkan dalam surat perjanjian bermaterai, serta diketahui oleh para pihak terkait. Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu (28/1/2026).
"Kesepakatan antara kios dengan kelompok tani sudah ada dan ditandatangani di atas materai. Jadi semuanya jelas dan terbuka," ujar H.M. Sinaga.
Baca Juga:
Ia menjelaskan, dalam praktik penyaluran pupuk subsidi di lapangan, terdapat sejumlah kondisi yang memerlukan kebijakan khusus, seperti petani yang mengambil pupuk dengan sistem pembayaran tempo, baik dua minggu maupun dibayar setelah masa panen.
"Sebagian petani mengambil pupuk dengan sistem tempo. Ada yang dibayar dua minggu kemudian, bahkan ada yang dibayar setelah panen. Itu merupakan bentuk toleransi dan bantuan kami kepada petani," jelasnya.
Selain itu, pihak kios juga memberikan perhatian khusus kepada petani lanjut usia (lansia).
Menurut H.M. Sinaga, UD Jeremi kerap mengantarkan pupuk subsidi langsung ke rumah petani lansia demi memudahkan mereka.
"Untuk petani lansia, pupuk subsidi bahkan kami antar langsung ke rumahnya. Ada juga petani yang berutang saat pengambilan pupuk, dan itu kami bantu," ungkapnya.
H.M. Sinaga menambahkan, UD Jeremi berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada petani, tidak hanya dalam hal penyaluran pupuk, tetapi juga fasilitas pendukung saat pengambilan pupuk dari gudang, seperti penyediaan air minum.
"Kami berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada petani. Selain itu, antar kios pupuk di Kecamatan Dolok Masihul juga saling mengetahui dan berkoordinasi terkait harga pupuk subsidi sesuai aturan yang berlaku," tambahnya.
Menanggapi isu yang berkembang di tengah masyarakat, H.M. Sinaga berharap seluruh petani dapat menjaga kebersamaan serta kerja sama yang telah terjalin dengan baik, demi kelancaran penyaluran pupuk subsidi.
"Harapan saya kepada petani, mari kita jaga kebersamaan dan kerja sama yang baik. Jangan saling menjatuhkan atau menjelek-jelekkan terkait pupuk subsidi," tutupnya.
Petani di Sergai Bahagia atas Penurunan Harga Pupuk Subsidi: Terimakasih pak Prabowo
Polri Dukung Mahasiswa Polbangtan Medan Dampingi Petani Brigade Pangan di Sergai
Warga di Manggarai Barat Masih Menggunakan Kerbau untuk Pikul Hasil Pertanian
Frid Ndarung: Pernyataan Yopi Soal Beras Lembor itu Persoalan Dia
Bicara Political Will, Frid Ndarung: Edi Weng Belum Maksimal