KKN Kemanusiaan Kelompok 13 Pulihkan Psikologis Siswa Pascabencana

Rahman - Sabtu, 14 Februari 2026 01:22 WIB
KKN Kemanusiaan Kelompok 13 Pulihkan Psikologis Siswa Pascabencana
bulat.co.id| Aceh Tamiang - Mahasiswa KKN Kemanusiaan Kelompok 13 kolaborasi Universitas Samudra (UNSAM) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) resmi melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian di Desa Seunebok Dalam Mesjid, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh sejak 10 Januari 2026. Salah satu dari beberapa program yang dilaksanakan adalah Gratitude Drawing dan Journaling di SMA Negeri 1 Bendahara, Aceh Tamiang. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak empat kali dalam kurun waktu dua minggu sebagai upaya penguatan kesejahteraan psikologis siswa pascabencana banjir yang melanda Aceh pada akhir tahun lalu.

Advertisement
Melalui kegiatan reflektif ini, siswa diajak untuk menggambar dan menuliskan jurnal guna membantu proses pemulihan psikologis serta membangkitkan kembali semangat belajar di tengah kondisi pendidikan darurat yang masih berlangsung di beberapa wilayah Aceh.

Baca Juga:
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Kemanusiaan Kelompok 13 kolaborasi UNSAM–UNY mengajak siswa mengikuti kegiatan reflektif Gratitude Drawing dan Journaling secara bertahap. Setiap siswa diberikan satu lembar kertas untuk menuliskan lima poin refleksi, yakni pengalaman baik dan buruk yang dialami pada hari tersebut, rasa syukur atas peristiwa yang terjadi, penerimaan emosi yang dirasakan beserta cara mengelolanya, harapan untuk hari esok, serta pesan dan afirmasi positif untuk diri sendiri.

Selain menulis jurnal, siswa juga diminta menggambar denah perjalanan dari rumah menuju sekolah, seperti melewati sungai, perkebunan sawit, hingga jalanan yang terdampak banjir. Melalui gambar denah tersebut, siswa diberi ruang untuk bercerita dan mengekspresikan pengalaman traumatis yang mereka alami saat melintasi wilayah-wilayah yang sebelumnya terendam banjir, sehingga gambar menjadi media aman bagi siswa untuk mengungkapkan perasaan tanpa tekanan.


Di sisi lain, kegiatan menggambar denah ini juga dimanfaatkan sebagai upaya edukasi mitigasi bencana dengan membantu siswa mengenali jalur dan titik-titik evakuasi di wilayah tempat tinggal masing-masing sebagai bentuk kesiapsiagaan apabila bencana banjir kembali terjadi di kemudian hari.

Kegiatan Gratitude Drawing dan Journaling ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala SMA Negeri 1 Bendahara, Siti Hasanah, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih atas program kerja KKN Kemanusiaan Kelompok 13 kolaborasi UNSAM–UNY yang telah membantu proses pemulihan psikologis siswa pascabencana banjir.

"Kami mengucapkan terima kasih atas program yang telah dilaksanakan karena sangat membantu siswa dalam pemulihan kondisi psikologis mereka. Kami juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan dan dilanjutkan oleh para guru yang mengabdi di sekolah ini," ujarnya.


Kegiatan ini mendapat respons positif dari siswa SMA Negeri 1 Bendahara. Melalui menulis dan menggambar, siswa lebih berani mengekspresikan perasaan pascabencana banjir serta menunjukkan peningkatan rasa percaya diri.

Mahasiswa KKN Kemanusiaan Kelompok 13 kolaborasi UNSAM–UNY berharap kegiatan reflektif ini dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pendampingan psikologis siswa di sekolah. Program ini diharapkan mampu mendukung pemulihan mental, kesiapsiagaan bencana, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih peduli dan suportif.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud peran mahasiswa dalam mendukung pemulihan psikologis siswa serta penguatan pendidikan berbasis kemanusiaan di wilayah terdampak bencana.

Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru