Kompak Indonesia: Kejari Alor Lamban Tangani Kasus Dugaan Korupsi Proyek Rumah Bencana Seroja
bulat.co.id - Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (Kompak Indonesia) menyoroti dugaan korupsi proyek rumah bencana seroja di Kabupaten Alor, Provinsi NTT.
Baca Juga:
Ketua Kompak Indonesia, Gabriel Goa dalam press release yang diterima bulat.co.id, Sabtu (1/4/2023) menilai Kejaksaan Negeri (Kejari) Alor lamban dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi untuk dugaan korupsi proyek rumah bencana seroja.
"Bahkan kongkalikong dengan oknum penegak hukum. Mirisnya lagi masyarakat penggiat anti Korupsi di Alor bukannya didukung tetapi dilaporkan ke Polres Alor," kata Gabriel Goa, Senin (3/4/2023).
Untuk itu, Kompak Indonesia mendesak Jaksa Agung RI agar memerintahkan Kepala Kejaksaan Negeri Alor segera proses hukum dugaan tindak pidana korupsi proyek rumah bencana seroja di Alor.
"Kedua, mendesak KPK RI segera melakukan supervisi ke Kejaksaan Negeri Alor. Ketiga, mendesak Komisi III DPR RI untuk segera memanggil Jaksa Agung RI agar serius dalam penegakan hukum dugaan tindak pidana korupsi di Alor dan NTT," tambahnya.
Dilanjutkannya, Kompak Indonesia juga mengajak solidaritas
rakyat penggiat anti korupsi dan Pers untuk terus berjuang membongkar dugaan
adanya korupsi berjamaah di Alor dan NTT. "Tak hanya itu, diduga mereka telah
merampok Hak-Hak Ekosob Rakyat Miskin tanpa merasa bersalah sama sekali bahkan
semakin rakus merampok," tutupnya. (Vinsen Huler)
Kejari Belawan Serah Terima Uang Pengganti Perkara Tipikor Dana BOS SMAN19 Medan
Pecat dan Proses Hukum Oknum Terlibat Korupsi Kredit, BRI Kisaran Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Fraud
Pecat dan Proses Hukum Oknum Terlibat Korupsi Kredit, BRI Kisaran Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Fraud
Korupsi Miliaran Rupiah Renovasi Gedung Puskesmas, 7 tersangka Ditahan Kejari Labuhanbatu
Breaking News, KPK Geledah Rumah yang Diduga Milik Kadis PUPR Madina