Lokomotif Pabrik Gula Kediri dan Sumberharjo Pemalang di Bawa ke Belanda
Hal ini diduga akibat tidak ada keseriusan mengkonservasi aset bersejarah di Negeri sendiri, maka akibatnya, aset itu di bawa keluar Negeri.
Baca Juga:
Dengan dibawanya dua lokomotif ini, membuat banyak warga yang menyayangkan akan tindakan tersebut. Sebab menurut warga, lokomotif itu memiliki banyak sejarah.
Aris Handoyo, Sekretaris PT. Perkebunan Nusantara X, salah satu perusahaan yang menaungi pabrik gula pemilik Lokomotif mengatakan kalau kedua Lokomotif itu hanyalah berstatus pinjamanke Museum Stoomtrein Katwijk Leiden, Belanda, sehingga nantinya dikembalikan dalam waktu tertentu.
"Agar Lokomotif mendapatkan perawatan lebih intensif, serta meningkatkan hubungan baik antara Indonesia - Belanda," jelas Aris Handoyo.
Lokomotif pertama adalah kereta uap nomor 214 produksi tahun 1928 yang selama ini beroperasi di PG Pesantren Baru Kediri.
Warning: A non-numeric value encountered in /home/u729743767/domains/bulat.co.id/public_html/theme/detail.php on line 313
Antisipasi Bencana Gempa Bumi, Rutan Pemalang Gelar Simulasi Penyelamatan
Anak -anak di Pemalang Manfaatkan Daun Pisang Untuk Payung Saat Hujan Tiba
Optimis Dapat Mendulang Suara 70 Persen Pada Pilkada, Ratusan Kader PKS Turun Ke Jalan
Dibawah Guyuran Hujan, Program Jumat Berkah Rizal Bawazier Tetap Dilaksanakan
Mobil Kru TV One Dihantam Truk Box ,3 Wartawan Meninggal 2 Luka -luka
Heboh... Tinggalkan Pelajaran Puluhan Pelajar di Pemalang, Ramai - ramai Bolos Sekolah
Serius Berantas Narkotika, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Kembali Tangkap Pelaku Pengedar Pil Ekstasi
Yusnar Al-Banjari Terpilih Jadi Ketua Wartawan Mitra Humas Polres Sergai Periode 2026–2028
Pemkab Tapsel Serahkan LKPD 2025 ke BPK RI
BRI BO Kisaran Komitmen Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Perum Bulog Cabang Asahan
Jelang Pelantikan, SMSI Lahat Laksanakan Audiensi Kepada Wakil Bupati
DPC GRIB Jaya Tapsel Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H
Pengembalian Izin PT AR Dipertanyakan, "Proses Hukum dan Kepentingan Korban Belum Tuntas"