Permasalahan Saluran Menjadi Prioritas DPUPR Pekalongan
Istimewa
Baca Juga:
"Ini sudah ada 40 saluran yang mulai dikerjakan seperti di Jalan Progo, Banyurip, dan sebagainya. Sisanya ada 12 yang kontrakkan atau melibatkan pihak ketiga, ada 8 yang belum jalan, dan 4 masih proses pengadaan. 12 titik ini yang sedimentasi dinilai sangat tinggi dan perlu dikuras betul-betul, kemudian yang ringan masih bisa dilakukan dengan menggunakan alat berat DPUPR melalui pemeliharaan rutin," beber Purwo.
Purwo mengajak masyarakat Kota Pekalongan untuk peduli terhadap kondisi saluran. "Jangan buang sampah sekecil apapun di saluran karena dikhawatirkan akan membuat saluran tersumbat dan menyebabkan banjir, bahkan sampah yang masuk ke rumah pompa akan merusak stasiun pompa," tutupnya.
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Ketua DPRD Mabar Sambangi Kementerian ATR/BPN Terkait Ganti Rugi Lahan Embung Anak Munting
BPN Mabar Tak Keluarkan Peta Bidang Tanah Bendung Anak Munting, Ganti Rugi Lahan Gagal
Polisi dan Masyarakat Bersinergi Bersihkan 400 Kg Sampah di Pulau Monyet Labuan Bajo
Kadis DLHK Mabar Hampir Memegang Tinja Ketika Bakti di Pasar
Begini Aturan Terbaru Pengelolaan Sampah ! Revisi Aturan Perdanya Sudah Disetujui DPRD Medan
Tumpukan Sampah Dekat Balai Desa Sodong Basari, Camat Belik Akan Ambil Tindakan
Komentar