Tiga Tahun Tak Bayar Tunjangan Guru, BEMNUS NTT: Bukti Kegagalan Bupati Nikodemus & Johanis

Riki Cowang - Jumat, 23 Februari 2024 16:00 WIB
Tiga Tahun Tak Bayar Tunjangan Guru, BEMNUS NTT: Bukti Kegagalan Bupati Nikodemus & Johanis
istimewa
Tiga Tahun Tak Bayar Tunjangan Guru, BEMNUS NTT: Bukti Kegagalan Bupati Nikodemus & Johanis
bulat.co.id - BEM Nusantara NTT kembali menyoroti tunjangan Guru yang belum dibayar sejak 2021 di kabupaten Sabu Raijua, Hal ini di sampaikan langsung oleh koordinator Daerah BEM Nusantara NTT Hemax Rihi Herewila, dirinya mengatakan hal ini terjadi karena gagalnya pemerintah Sabu Raijua menjalankan roda pemerintahan di pulau seribu lontar.Untuk diketahui sebelumnya PGRI dan BEM NUSANTARA NTT Sudah melakukan aksi demo berjilid-jilid.

Advertisement
"Sebelumnya kami sudah melakukan aksi demonstrasi, namun belum juga ada kepastian. Aksi demo ditunda karena masih momentum pemilu, Kita tidak ingin proses pesta demokrasi terganggu dan setelah pemilu Kita akan duduki kantor Bupati Sabu Raijua dan rencananya Kita akan undang seluruh orang tua murid untuk duduki kantor Bupati Sabu Raijua," ujar Hemax.

Baca Juga:
"Aksi demonstrasi digelar karena tunjangan guru SD dan SMP di Kabupaten Sabu Raijua belum dibayar sejak tahun 2021. Rincian ttunjangan yang belum dibayar itu antara lain tunjangan profesi guru triwulan empat bagi 344 guru. Kemudian, tunjangan non-sertifikasi selama empat bulan bagi 525 guru dan tambahan penghasilan pegawai selama 12 bulan bagi 53 sekolah, dengan total anggaran secara keseluruhan mencapai Rp 17 miliar," lanjut Ketua Bemnus itu.

Demonstrasi yang dilakukan merupakan salah satu bentuk kecintaan kami terhadap Pulau seribu lontar, kami ingin agar Sabu Raijua menuju arah yang lebih baik.

"Demonstrasi yang dilakukan tidak boleh salah tafsir bahwa kami menyerang pemerintah, tetapi ini merupakan bentuk cinta Tanah Air. Kami mengingatkan agar kita patuh kepada peraturan dan perundang-undangan yang ada, terutama kepada UUD 1945, Cinta tanah air tidak hanya dengan slogan, tetapi bagaimana kemudian Kita mewujudkannya, kita (Mahasiswa) sebagai agen perubahan haruslah memberikan kontribusi pikiran terhadap kemajuan bangsa, salah satunya dengan memperhatikan ketidakadilan yang terjadi pada pahlawan tanpa tanda jasa di Sabu Raijua, kesejahteraan guru-guru haruslah diperhatikan karena ini berkaitan dengan generasi Sabu Raijua kedepannya," Ungkap Hemax, Ketua BEMNUS NTT.

Editor
: Andy Liany
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru