PDAM Minta Penyertaan Modal Rp2,4 M, Adil: Harus Berani Pangkas Karyawan
Salah
satu tindakan yang harus dilakukan, sambung Adil, pihak PDAM dapat memangkas
karyawan yang berlebih. Sehingga pendapatan dan pengeluaran menjadi seimbang.
"Kalau itu tidak dilakukan, kita khawatir penyertaan modal menjadi sia-sia,"
pungkasnya.
Baca Juga:
Baca Juga : PSMS U-17 Juara Turnamen Sepak Bola Piala Badan Bela Negara FKPPI Binjai
Adil
juga membeberkan, bahwa PDAM Tirtasari Binjai sebelumnya sudah pernah mendapat
penyertaan modal sekitar Rp2 miliar. Namun, pelayanan PDAM juga masih terlihat
buruk. "Itu yang kita tidak mau, modal
masuk, perusahaan juga tak sehat. Lebih baik sehatkan dulu penyakit yang ada,
baru kita sepakati penyertaan modalnya," tegasnya.
Karena
itu dia berharap, agar wali kota segera menetapkan dirut definitif agar dapat
mengambil kebijakan penuh. Salah satunya melakukan pemangsakan karyawan yang
tidak berlebih. "Kita butuh dirut yang berani. Kalau belum berani mengambil
sikap tegas, itu sama saja tidak akan mengubah nasib PDAM," kata anggota Fraksi
PAN itu.
Kasat Reskrim Polres Binjai Diduga Tutup Mata, FPMSU Desak Polda Tindak Tegas Lokasi Judi di Binjai
Oknum Pejabat Pemko Binjai Berinisial AA Diduga Jual Proyek Fiktif
FPMB Minta Dirkrimsus Periksa Plh Sekda Binjai Chairin F Simanjuntak Terkait Dugaan Jual Beli Proyek di Dishub Binjai
237 Mahasiswa STMIK Kaputama Jalani Wisuda Program Sarjana & Ahli Madya Angkatan XXIII TA.2024/2025
Gerebek Barak Narkoba, FPMSU Apresiasi Kinerja Kasat Resnarkoba Polres Binjai