Menteri PPPA Kunjungi Bocah 12 Tahun yang Hamil 8 Bulan di Binjai

Menteri PPPA Kunjungi Bocah 12 Tahun yang Hamil 8 Bulan di Binjai
Hendra Mulya - Jumat, 06 Januari 2023 20:45 WIB
Menteri PPPA Kunjungi Bocah 12 Tahun yang Hamil 8 Bulan di Binjai
Foto: Istimewa
Menteri PPPA Kunjungi Bocah 12 Tahun yang Hamil 8 Bulan di Binjai
bulat.co.id - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati, mengunjungi bocah 12 tahun yang hamil 8 bulan di Kota Binjai, Jumat (6/1/2023).

Kunjungan Menteri PPPA ini dilakukan setelah video bocah 12 tahun itu viral di Tiktok. Video tersebut disebar oleh warga Kota Binjai yang mengasuh korban selama mengandung.

Di Kota Binjai, Menteri PPPA langsung berkunjung ke Dinas P3AM. Kedatangan Menteri PPPA disambut Sekda Irwansyah, Kadis P3AM, sejumlah instansi terkait dari Kabupaten Langkat serta pengasuh dan orang tua korban.

Di ruang pertemuan, Menteri PPPA berbincang panjang lebar dengan pengasuh dan orang tua korban. Dalam perbincangan itu, wartawan dan beberapa pihak lain dilarang untuk mengikuti.

Usai pertemuan, Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati, kepada wartawan menerangkan, bahwa pihaknya bersama instansi terkait Binjai-Langkat akan terus memberikan pendampingan yang terbaik kepada korban.
Baca juga: Pelaku Pembobol Kotak Infaq Musala di Kota Binjai Terekam CCTV
"Untuk proses hukumnya, akan ditindak lanjuti Kanit PPA. Nanti perkembangannya kita lihat saja, sebab masih dalam penanganan," ucap I Gusti.

Untuk sementara, lanjut I Gusti, korban sudah merasa nyaman dengan keluarga asuhnya. Karena itu, dalam satu pekan ke depan, korban masih berada di rumah keluarga asuhnya tersebut.

"Sambil kita melakukan proses pendekatan untuk membawa korban ke rumah aman. Kita sudah sepakati dengan provinsi agar korban diberikan pendampingan," terangnya.

"Korban ini anak-anak, dia tidak tahu untuk urus dirinya dan bagaimana proses hamil itu harus dijalani, makanya akan diberi pendampingan terbaik," tambahnya.

Untuk pendidikannya, sambung I Gusti, akan tetap dilanjutkan. Hanya saja menunggu korban sudah merasa nyaman dengan orang tuanya.
Baca juga: Bawa Sabu, Warga Aceh Diringkus di Kabupaten Langkat
"Kita sudah bertemu bupati, nanti setelah proses pemulihan dan korban nyaman ke orang tua, maka akan dilanjutkan pendidiknya. Korban masih anak-anak, dan dia generasi kita," ucapnya sembari memastikan, kehamilan korban sudah 8 bulan.

Sementara itu, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Langkat, Ernis Safrin Adlin Lubis, mengaku sangat menyayangkan video korban disebar luaskan ke media sosial.

"Langkah yang harus dilakukan bukan menyebar video, tetapi melaporkan kepada kami atau Dinas P3AM," tegas Ernis.

Dengan viral nya video itu, kata Ernis, menunjukkan Pemkab Langkat seakan tidak bekerja dan tidak perduli dengan warganya.

"Semua pihak terkait sampai ke tingkat desa tidak tahu persoalan ini. Tahu-tahu sudah viral, inikan tidak baik. Yang bijak itu, harus melaporkan dulu. Kemudian ada lah tindak lanjuti dari pemerintah," ucapnya.

Advertisement
Halaman :
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru