Wapres Ma'ruf Amin Berikan Orasi Ilmiah di Unija Sumenep
bulat.co.id -SUMENEP | Wakil presiden RI Ma'ruf Amin memberikan orasi ilmiah pada Dies Natalis ke-37 dan Wisuda Magister, Sarjana, dan Diploma Universitas Wiraraja (UNIJA) di Pamekasan, Sumenep, Jawa Timur. Rabu (9/8/23).
Baca Juga :Wapres Ma'ruf Amin ke Kota Keris Sumenep,Ada Apa?">Wapres Ma'ruf Amin ke Kota Keris Sumenep,Ada Apa?
Dalam kesempatan tersebut, Ma'ruf Amin memaparkan empat isu global yang saat ini tengah menjadi perhatian dunia.
Baca Juga:
Pertama, eskalasi tensi geopolitik, utamanya akibat rivalitas antara Amerika Serikat dengan Cina, dan invasi Rusia ke Ukraina.
Kondisi ini, sebut Ma'ruf, telah memicu instabilitas ekonomi dan keuangan dunia, serta berdampak luas hingga ke urusan domestik bangsa-bangsa.
Kedua, planet bumi juga semakin memanas akibat krisis iklim yang menjadi ancaman eksistensial bagi kemanusiaan dan teritori negara.
Baca Juga :Wapres Kunker ke Sumenep,Tuban, dan Surabaya">Wapres Kunker ke Sumenep,Tuban, dan Surabaya
Ketiga, semakin masifnya penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Kecerdasan buatan diproyeksikan akan mengubah kehidupan manusia dan akan terus berlangsung selama beberapa generasi.
Meski demikian, lanjutnya, kemampuan kecerdasan buatan untuk menggantikan kreativitas dan inovasi alamiah manusia masih diragukan.
Dan, keempat, terkait isu demografi. Saat ini jumlah pemeluk Islam yang tumbuh paling cepat di dunia.
"Oleh sebab itu, di hadapan para kaum terdidik UNIJA Sumenep, saya menitipkan tugas untuk terus merawat eksistensi dan mendorong kemajuan negara Indonesia, di tengah ketidakpastian dan persoalan global yang semakin kompleks," tutupnya.
KH. Ma’ruf Amin Resmi Pimpin Dewan Penasehat SMSI Dukung Penguatan Ekosistem Media Siber Nasional dan HPN 2026 di Banten
Sambut HUT RI ke-80, BRI BO Kisaran Semarak dengan Dekorasi Bernuansa Budaya
Sinergi & Kolaborasi TNI-POLRI dan Pemerintah Kecamatan Tanjung Beringin Gelar Jumat Sehat
Bobby - Surya Unggul Telak di Debat Publik Kedua
Bobby - Surya Unggul Telak di Debat Publik Kedua