Diduga Kesulitan Ekonomi, Satu Keluarga di Pemalang Ngamen Bersama, Anak Bayinya Dibawa Juga

Satu keluarga tersebut terdiri suami-istri beserta 4 anak-anaknya yang masih dibawah umur.
Yang lebih memprihatinkan, satu di antaranya masih bayi berusia 4 bulan.
Baca Juga:
Satu keluarga ini ditemukan sedang mengamen di traffic light Jalan Jenderal Sudirman, wilayah Pemalang kota, pada Selasa sore (20/8/2024) kemarin.
Kasatpol PP Pemalang, Ahmad Hidayat, ketika dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya mengatakan, jika hasil dari pada kegiatan penertiban diserahkan kepada Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan.
"Hasil giat penertiban diserahkan ke Dinsos untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut," tuturnya.
Terpisah, Dinas Sosial Kabupaten Pemalang melalui Bidang Rehabilitasi sosial Nina Min Lusiyanti mengatakan, bahwa untuk pengamen yang masih remaja, kita beri pembinaan dan sosialisasi tentang larangan mengamen di titik-titik seperti traffic light.
Kemudian Dinsos mereunifikasi pengamen tersebut ke keluarganya, dengan tujuan sambil mengasesmen kondisi keluarga para pengamen tersebut.
"Jika kondisi miskin dan DTKS diusulkan untuk mendapatkan atensi bansos dari Kemensos melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung. Jika belum DTKS maka diusulkan melalui desa atau kelurahan," ujar Nina pada Rabu pagi (21/8/2024).
Dirinya menambahkan, untuk pengamen satu keluarga suami-istri beserta 4 orang anak, Dinsos merujuk ke Rumah Pelayanan Sosial Karya Mandiri milik Pemprov Jateng di Pagaran.

Afrianus, Bocah Yatim Piatu yang Diamputasi Butuh Bantuan Para Dermawan

Antisipasi Bencana Gempa Bumi, Rutan Pemalang Gelar Simulasi Penyelamatan

Anak -anak di Pemalang Manfaatkan Daun Pisang Untuk Payung Saat Hujan Tiba

Optimis Dapat Mendulang Suara 70 Persen Pada Pilkada, Ratusan Kader PKS Turun Ke Jalan

Dibawah Guyuran Hujan, Program Jumat Berkah Rizal Bawazier Tetap Dilaksanakan
