Jalan Umum Sei Rejo - Sei Rampah Ditutup Sementara: Ada Perbaikan Jalan yang Rusak
Penutupan akses jalan menuju Jalinsum Sei Rampah dikarenakan adanya perbaikan jalan yang kondisinya rusak parah.Jalan Desa Sei Rejo tersebut diketahui berstatus jalan Kabupaten.
Pembangunan jalan itu berjenis rabat beton dengan anggaran yang digelontorkan sebanyak Rp, 4,9 miliar bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) dengan ruas jalan yang dibangun sepanjang 1,4km.
Baca Juga:
- SPPG Pulau Tagor Resmi Beroperasi Masuk Sekolah Tahun 2026, Dukung Program Nasional MBG
- Buka Seleksi Penerimaan Anggota Muda dan Kenaikan Status Anggota Biasa, Ketua PWI Sumut Bangga Dengan Antusias Peserta
- Wakapolres Labuhanbatu dan Forkopimda Lepas Bantuan Kemanusiaan Gelombang Tiga untuk Korban Banjir di Desa Batang Toru
Dihimbau kepada seluruh masyarakat yang ingin ke Jalinsum Sei Rampah begitu juga sebaliknya dari Sei Rampah menuju Desa Manggadua sekitarnya agar mencari jalan alternatif lainnya, karena saat ini sudah mulai pengerjaan pembangunan jalan tersebut.
Terpantau di lokasi, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sergai juga telah memasang papan pemberitahuan yakni mohon maaf kepada seluruh pengguna jalan yang melintasi Jalan Sei Rejo menuju Desa Sei Rampah akan ditutup sementara karena ada pekerjaan pengecoran jalan yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober s/d Bulan Desember Tahun 2024.
Terpisah, Kepala Desa Sei Rejo Muliono kepada wartawan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai yang telah merealisasikan pembangunan Jalan Desa Sei Rejo agar memudahkan akses masyarakat yang pasti meningkatkan perekonomian.
"Mohon maaf kepada seluruh masyarakat pengguna jalan, jalan Sei Rejo ini ditutup sementara karena sudah dimulainya pengerjaan pengecoran jalan,"ujarnya, kepada wartawan Selasa (22/10).
Kemudian, saat dikonfirmasi Kabid Bina Marga Dinas PUTR Sergai, Abdul Rahman Purba, ST, M.AP membenarkan penutupan jalan sementara di Desa Sei Rejo - Sei Rampah karena adanya perbaikan jalan dengan anggaran yang digelontorkan sebesar Rp 4,9 miliar bersumber dari BKP.
"Iya bang mohon maaf kepada seluruh masyarakat pengguna jalan tersebut, sudah mulai semalam (Senin 21 Oktober 2024) pengecoran bang,"katanya.
SPPG Pulau Tagor Resmi Beroperasi Masuk Sekolah Tahun 2026, Dukung Program Nasional MBG
Buka Seleksi Penerimaan Anggota Muda dan Kenaikan Status Anggota Biasa, Ketua PWI Sumut Bangga Dengan Antusias Peserta
Wakapolres Labuhanbatu dan Forkopimda Lepas Bantuan Kemanusiaan Gelombang Tiga untuk Korban Banjir di Desa Batang Toru
Wakapolres Labuhanbatu Bersama Forkopimda Melayat Tuan Guru Parsulukan Sayyidina Sigambal
Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana, Sat Samapta Polres Labuhanbatu Cek Peralatan dan Personel