Ekonomi Israel Babak Belur Dampak Perang Lawan Hamas: PDB Turun Utang Naik
Perang melawan Hamas merupakan "goncangan besar" bagi perekonomian Israel dan terbukti lebih mahal dari perkiraan semula.
Hal ini dikatakan Gubernur Bank Sentral Israel atau Bank of Israel Amir Yaron, melansir bisnis.com, Jumat (10/11/2023).
Baca Juga:
Akibatnya, ekonomi Israel babak belur untuk menahan dampak dari perang ini.
"Meskipun ekonomi Israel kuat dan stabil, tidak diragukan lagi bahwa perang ini akan memiliki implikasi fiskal. Ini menimbulkan tekanan anggaran," kata Yaron.
Pertumbuhan produk domestik bruto Israel diprediksi akan turun 1% pada akhir tahun 2023 hingga 2024.
Rasio utang terhadap PDB kemungkinan akan meningkat lebih dari 65% di akhir tahun 2024 seiring melonjaknya biaya.
Perkiraan tersebut mengasumsikan bahwa perang Israel vs Hamas tetap terkonsentrasi di perbatasan selatan dan berlangsung hingga akhir tahun ini.
Miswaruddin Daulay, S. Pd : Saipullah Nasution Keliru Menyuruh Meminta Maaf, Itu Salah Alamat
Tim Gordang Sambilan Somasi Bupati Madina Terkait Biaya Pemenangan
Kisruh Desa Gunung Tua Julu, Camat Panyabungan Tegaskan Tak Akan Pernah Keluarkan Rekomendasi Pergantian Perangkat Desa
Tingkatkan Kompetensi Perangkat Desa, Pemkab Sergai Gelar Bimtek Pertanggungjawaban Keuangan
Israel Kian Brutal Serang Rumah Sakit di Gaza, 42.800 Orang Dilaporkan Meninggal