Marsel Ahang Sebut Dirut BPOLBF 'Sakit Jiwa'
bulat.co.id -Ketua LSM Lembaga Pengkaji Peneliti Demokrasi Masyarakat (LPPDM) NTT, Marsel Nagus Ahang, menyebut Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Shana Fatima 'sakit jiwa'.
Hal itu dikatakan Ahang lantaran Dirut BPOLBF tidak peduli dengan teguran lisan yang disampaikan pihak Syahbandar Labuan Bajo.
Baca Juga:
Mantan Anggota DPRD Kabupaten Manggarai itu juga mendesak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno untuk memecat Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Shana Fatina.
Tuntutan Marsel Ahang itu diduga buntut dari rasa kesal atas kelalaian BPOLBF dalam mengurus Clearance In kapal milik BPOLBF yang beroperasi di perairan Labuan Bajo.
Ahang menilai Direktur BPOLBF telah lalai serta melawan Negara dengan tidak membuat izin operasional kapal pesiar miliknya.
"Selaku direktur utama BPOLBF seharusnya beri contoh yang baik kepada masyarakat, dengan mengurus izin operasional kapal tersebut," ujar Ahang di Labuan Bajo, Minggu (30/4/23) lalu seperti dilansir dari Media Labuan Bajo.com. (3/5/23).
Kapal Wisata Wonderful Komodo milik BPOLBF itu telah beroperasi sejak tahun 2021, namun hingga kini tidak mengurus izin operasional.
Ahang juga mendesak kepala Syahbandar Labuan Bajo untuk segera memanggil direktur BPOLBF dan meminta pertanggung jawaban terhadap operasi kapal secara ilegal kapal tersebut.
"Saya menduga, bahwa kapal tersebut milik pribadi dari direktur BPOLBF, sehingga tidak dibuat proses izinnya," kata Ahang.
Ahang menduga ada unsur tindakan korupsi. "Jangan-jangan ini ada unsur tindakan korupsinya," tutup anggota Peradi yang berkantor di Kabupaten Manggarai Barat tersebut.
Sementara itu, Dirut BPOLBF, Shana Fatima saat dikonfirmasi media ini enggan berkomentar.Saat dikonfirmasi melalui whatsapp Shana hanya membaca pertanyaan dari wartawan.
Menguji Legalitas Tindakan Razia Pelat Aceh oleh Bobby Nasution: Perspektif Hukum Pidana
Pecat dan Proses Hukum Oknum Terlibat Korupsi Kredit, BRI Kisaran Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Fraud
Pecat dan Proses Hukum Oknum Terlibat Korupsi Kredit, BRI Kisaran Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Fraud
Terkait Pembunuhan Siswi, Alwi Tan: Pembunuhan Sadis Itu Direncanakan.
Sinergi antar APH, Kapolres AKBP Choky Sambut Kunker Kajari Labuhanbatu Asnath Hutagalung di Mapolres