WNA Rohingya Buat Ulah, Perkosa Anak di Kamp Penampungan Pidie
Menurut Rangga, korban dibawa ke petugas kesehatan pada pagi hari untuk dilakukan pemeriksaan. Orang tua korban juga disebut melaporkan kejadian itu ke petugas pengamanan di lokasi.Tak lama berselang, pelaku ditangkap polisi. Sementara korban dibawa ke RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli untuk dilakukan pemeriksaan.
Baca Juga:
- Mahasiswa KKN Kemanusian Kelompok 14 UNSAM - UNY Memperingati Isra Mi'raj, Upaya Pemulihan Trauma Masyarakat Pasca Bencana di Desa Tanjung Lipat 1
- Hijaukan Harapan, Tutup Luka Trauma: Aksi Kemanusiaan Kelompok 16 KKN Unsam–UNY di Seuneubok Aceh Pasca Banjir Bandang
- Ruang Tumbuh Bersama, KKN Kemanusiaan UNSAM × UNY Hidupkan Sapta Marga Pasca Banjir
"Pemeriksaan awal dengan didampingi penerjemah yang ditunjuk pihak UNHCR, pelaku mengakui benar ia telah melakukan pelecehan seksual terhadap korban," jelas Rangga.
Baca Juga :Edan..! Anak Setubuhi Ibu Kandung di Bukit Tinggi
Polisi akan memeriksa kembali pelaku dengan dibantu penerjemah yang ditunjuk IOM dan UNHCR. Sementara korban belum dimintai keterangannya.
"Korban belum bisa dimintai keterangan karena perlu penerjemah yang legalitas dan integritas namun belum ditunjuk oleh pihak IOM dan UNHCR yang mengurusi pengungsian tenis Rohingya di kamp sementara," ujar Rangga. (HM/dtc).
Mahasiswa KKN Kemanusian Kelompok 14 UNSAM - UNY Memperingati Isra Mi'raj, Upaya Pemulihan Trauma Masyarakat Pasca Bencana di Desa Tanjung Lipat 1
Hijaukan Harapan, Tutup Luka Trauma: Aksi Kemanusiaan Kelompok 16 KKN Unsam–UNY di Seuneubok Aceh Pasca Banjir Bandang
Ruang Tumbuh Bersama, KKN Kemanusiaan UNSAM × UNY Hidupkan Sapta Marga Pasca Banjir
Ruang Tumbuh Bersama, KKN Kemanusiaan UNSAM × UNY Hidupkan Sapta Marga Pasca Banjir
Mahasiswa KKN Kemanusiaan UNSAM dan UNY Fokus Pemulihan Pascabanjir di Desa Tanjung Neraca