WNA Rohingya Buat Ulah, Perkosa Anak di Kamp Penampungan Pidie
Menurut Rangga, korban dibawa ke petugas kesehatan pada pagi hari untuk dilakukan pemeriksaan. Orang tua korban juga disebut melaporkan kejadian itu ke petugas pengamanan di lokasi.Tak lama berselang, pelaku ditangkap polisi. Sementara korban dibawa ke RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli untuk dilakukan pemeriksaan.
Baca Juga:
- Tim PKM Unsam Luncurkan Model Partisipatif Air Bersih Berkelanjutan di Aceh Tamiang
- PMB Unsam Kolaborasi dengan Komunitas Mahasiswa Peduli Literasi University of Cambridge Gelar Aksi Literasi untuk Anak Korban Banjir di Aceh Timur
- UNSAM Hadirkan Instalasi Air Bersih Darurat untuk Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
"Pemeriksaan awal dengan didampingi penerjemah yang ditunjuk pihak UNHCR, pelaku mengakui benar ia telah melakukan pelecehan seksual terhadap korban," jelas Rangga.
Baca Juga :Edan..! Anak Setubuhi Ibu Kandung di Bukit Tinggi
Polisi akan memeriksa kembali pelaku dengan dibantu penerjemah yang ditunjuk IOM dan UNHCR. Sementara korban belum dimintai keterangannya.
"Korban belum bisa dimintai keterangan karena perlu penerjemah yang legalitas dan integritas namun belum ditunjuk oleh pihak IOM dan UNHCR yang mengurusi pengungsian tenis Rohingya di kamp sementara," ujar Rangga. (HM/dtc).
Tim PKM Unsam Luncurkan Model Partisipatif Air Bersih Berkelanjutan di Aceh Tamiang
PMB Unsam Kolaborasi dengan Komunitas Mahasiswa Peduli Literasi University of Cambridge Gelar Aksi Literasi untuk Anak Korban Banjir di Aceh Timur
UNSAM Hadirkan Instalasi Air Bersih Darurat untuk Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Bersih, Belajar, Berdaya: Jejak Mahasiswa Lintas Kampus di Kebun Medang Ara
Mahasiswa KKN Kemanusiaan Kolaborasi Gelar Pendampingan Psikososial Anak Terdampak Banjir di Aceh Tamiang