Apakah Puasa Tetap Sah Jika Mandi Junub Dilakukan Setelah Imsak?
Apakah puasa tetap sah jika mandi junub atau mandi wajib dilakukan setelah imsak?
Mandi wajib atau mandi junub merupakan mandi yang dilakukan untuk menghilangkan hadas besar dari tubuh.
Baca Juga:
Mandi junub wajib dilakukan jika seseorang baru saja melakukan aktivitas junub semisal berhubungan suami istri.
Yang dimaksud dengan kondisi junub adalah saat keluarnya air mani dari alat kelamin.
Dalam HR Muslim dijelaskan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, wajib hukumnya mandi karena keluarnya air mani.
Dalam hadis juga dijelaskan bahwa mandi junub wajib dilakukan saat air mani keluar dalam kondisi apa pun, sengaja atau tidak disengaja; terjaga atau tertidur; hingga disertai syahwat atau tidak.
Ibadah puasa Ramadan dimulai setelah terbit fajar di ufuk timur atau bertepatan dengan berkumandangnya azan Subuh.
Di antara waktu itu, umat Muslim harus menahan lapar dan hawa nafsu hingga matahari tenggelam.
Namun, tak sedikit orang dalam kondisi junub yang melewatkan mandi wajib meski sudah imsak dan azan Subuh telah berkumandang.
Nah, jika mandi wajib dilakukan setelah imsak, apakah puasa sah?
PTPN IV Regional VI Santuni 100 Anak Yatim pada Peringatan Nuzulul Quran
Tebar Kepedulian di Ramadan, Polsek Perbaungan Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama
Sat Intelkam Polres Sergai Bagikan Takjil Jelang Berbuka Puasa
Hitungan Hari Jabat Kapolsek, AKP Citra Tancap Gas Ungkap Kasus Narkoba di Kualuh Hulu
Ketua PSI Sergai Buka Puasa Bersama dengan Alumni Sekolah Perwira Angkatan 20.1992/1993 Sukabumi