Harga Minyak Melambung Dampak Roket Hamas Palestina Serang Israel
Redaksi - Senin, 09 Oktober 2023 12:00 WIB
Ilustrasi
"Harga minyak cenderung naik secara berkelanjutan setelah krisis di Timur Tengah," kata Direktur SPI Asset Management, Stephen Innes, dalam sebuah catatan.
Baca Juga:
Harga minyak turun pekan lalu, setelah Brent bergerak hanya beberapa dolar dari ambang batas US$ 100 per barel bulan lalu. Sementara WTI sempat mencapai US$ 95 per barel untuk pertama kalinya dalam setahun.
Baca Juga :14 Orang Tewas dan 102 Hilang Diterjang Banjir Bandang di Timur Laut India
Beberapa analis memperkirakan produksi minyak mentah Iran mencapai 3 juta barel per hari dengan ekspor 2 juta barel per hari, tingkat tertinggi sejak Pemerintahan Donadl Trump menarik AS keluar dari perjanjian nuklir Iran pada 2018, menurutWall Street Journal.
Sementara penjualan minyak Iran turun menjadi sekitar 400.000 barel per hari pada 2020 karena AS menerapkan kembali sanksi.
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait
Petani di Sergai Bahagia atas Penurunan Harga Pupuk Subsidi: Terimakasih pak Prabowo
AKBP Choky Terima Penghargaan dari KPPN Rantauprapat Award 2025
Harga Terus Naik, Pedagang Keluhkan Beras Bulog Tak Tersedia di Pasar Langsa
MinyaKita sampai Gula Kena PPN 12 persen, 1 Persen Ditanggung Pemerintah
Kejari Karo Peroleh Juara Tiga Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi
Kades Pekan Tanjung Beringin Raih Penghargaan Nasional atas Percepatan Penurunan Stunting
Komentar