Bupati Labuhanbatu Jadi Pejabat Pertama Terjaring OTT KPK di Awal 2024
Redaksi - Kamis, 11 Januari 2024 21:38 WIB
Istimewa
bulat.co.id - JAKARTA | Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK).Erik Adtrada Ritonga tercatat menjadi pejabat pertama yang terjaring OTT di awal tahun 2024.
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengungkapkan ada 10 orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan itu. Sebagian besar adalah penyelenggara negara di lingkungan Pemkab Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut).
OTT di Labuhanbatu merupakan tangkap tangan perdana KPK di tahun 2024. Salah satu pihak yang ditangkap ialah Bupati Labuhanbatu bernama Erik Adtrada Ritonga.
"Benar, salah satunya Bupati Labuhanbatu," ujar Ali.
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan OTT tersebut terkait kasus suap. Namun belum ada informasi lengkap dugaan suap itu terkait urusan apa.
"KPK telah melakukan giat tangkap tangan di wilayah Kabupaten Labuhanbatu terhadap terduga penyelenggara negara yang diduga menerima pemberian hadiah atau suap," ungkap Nurol.
Selain Bupati Labuhanbatu, KPK menangkap pihak lainnya. Tim KPK turut menyita barang bukti uang dari operasi tersebut.
"Saat ini kami telah mengamankan beberapa pihak, sejumlah uang, dan barang bukti lainnya," kata Ghufron.
Para pihak yang diamankan KPK masih berstatus sebagai terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menetapkan tersangka.
Baca Juga:"Sejauh ini sekitar lebih dari 10 orang," kata Ali Fikri, Kamis (11/1/24).
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait
Viral di Media Sosial, Lapas Kelas II A Rantauprapat Diduga Kutip Tarif Hunian Kepada WBP
Tahun 1947 Labuhanbatu Pernah Cetak Uang Sendiri, Bupati Harus Tahu
Polantas Menyapa jadi Program Berkesinambungan Satlantas Labuhanbatu dalam Memberikan Pelayanan Prima
Pembina Upacara di MAN, Wakapolres Labuhanbatu Kompol Hendri Sampaikan Pesan Kamtibmas
Wujud Kepedulian Polri, Kapolsek Na IX-X Salurkan Bansos kepada Warga yang Membutuhkan
Kanit Reskrim Polsek Kualuh Hilir IPDA Andi Pasaribu Ringkus Pengedar Sabu di Air Hitam
Komentar