Kapolres dan Bupati Labuhanbatu Utara Antisipasi Kemacetan Arus Mudik
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Ketupat Toba 2024 yang tengah dilaksanakan oleh Polres Labuhanbatu. Koordinasi dilaksanakan di Pos Pam 2 Aek Kanopan, Jalan Jendral Sudirman, Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, berbagai pihak terlibat dalam rapat koordinasi.
Kapolres AKBP Dr Brenhard L Malau SIK MH melalui Kasi Humas AKP Parlando Napitupulu SH, kepada wartawan, mengatakan, salah satu hasil dari rapat koordinasi adalah keputusan untuk menutup sementara pasar yang berada di Desa Kampung Pajak dan Damuli Pekan untuk mengurangi potensi kemacetan selama masa mudik.
Baca Juga:
- Laporkan Dugaan Tangkap Lepas, Akhyar Idris Sagala : Bukan Hanya Pelanggaran Kode Etik, Terima Suap Juga Saya Laporkan Sebagai Korupsi
- Diduga Tangkap Lepas, Sejumlah Pejabat Satres Narkoba Polres Labuhanbatu dan Oknum Provost Dilaporkan
- Tim Monev Kanwil Ditjenpas Sumut Kunjungi Lapas Padangsidimpuan
"Kapolres Labuhanbatu juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menciptakan kondisi yang aman dan lancar bagi para pemudik," sebut Parlando.
Dengan kerjasama yang solid antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat, sambung Parlando, diharapkan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2024 dapat berjalan dengan lancar, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua pemudik yang merayakan hari yang fitri bersama keluarga.
Turut hadir dalam rapat tersebut Kapolsek Kualuh Hulu, Kasi Propam, kanit paminal, personel Pos Pam dan pejabat dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara, baru dinas terkait.
Laporkan Dugaan Tangkap Lepas, Akhyar Idris Sagala : Bukan Hanya Pelanggaran Kode Etik, Terima Suap Juga Saya Laporkan Sebagai Korupsi
Diduga Tangkap Lepas, Sejumlah Pejabat Satres Narkoba Polres Labuhanbatu dan Oknum Provost Dilaporkan
Tim Monev Kanwil Ditjenpas Sumut Kunjungi Lapas Padangsidimpuan
Melalui Buka Puasa Bersama Penghujung Ramadhan, Forwaka dan SMSI Labuhanbatu Raya Kirim Sinyal Kuat Persatuan Pers
Viral di Media Sosial, Lapas Kelas II A Rantauprapat Diduga Kutip Tarif Hunian Kepada WBP