Minta PN Stabat Adil dan Tidak Diintervensi, Ratusan Masa Gelar Unjukrasa
"Kami menilai keluarga korban mencoba intervensi hakim dan jaksa dalam kasus ini. Mereka mencoba melakukan berbagai aksi, seperti unjukrasa dan melakukan protes hingga kericuhan usai sidang berlangsung. Jelas ini hal yang bisa disebut intervensi. Jadi sekali lagi kami minta kepada PN Stabat agar jangan mau diintervensi dalam mengambil keputusan, jangan mau dimanfaatkan oleh sejumlah oknum demi kepentingannya," tutup Yudi.
Baca Juga:
Sementara itu, Humas PN Stabat, Chandra mengatakan kalau pihak PN Stabat telah bekerja maksimal dan sesuai prosedur.
Baca Juga :Antisipasi Geng Motor, Polres Binjai Gencar Lakukan Patroli
"Kami bekerja profesional. Semua tahapan sudah kami jalankan dan dalam kasus ini, kami tidak diintervensi, sebab ini sidang terbuka dan boleh dihadiri oleh siapa saja," ujarnya saat menerima kehadiran perwakilan dari massa.
Usai mencapai aspirasinya, kemudian masa kembali melakukan unjukrasa. Dengan membawa spanduk yang salah satunya bertuliskan agar PN Stabat tidak diintervensi dalam mengambil keputusan, ratusan massa ini menyampaikan orasinya.
Puas menyampaikan orasinya, kemudian masa membubarkan diri dengan tertib sembari mengawal persidangan yang berlangsung pada hari ini.
HPN 2026 Banten: Hajatan Nasional atau Panggung Eksklusif Gerombolan Pedagang ?
Unjukrasa di Kantor Gubernur dan Polda Sumut, BEM SI Desak Robohkan Diskotek Blue Night
HPN 2026, Wartawan Se-Indonesia Ekspedisi Budaya dan Sejarah Banten
Peduli Bencana, PTPN IV Kebun Bandar Pasir Mandoge Turut Berjibaku Salurkan Bantuan
Kuliah Umum Fakultas Hukum UNPRI: Kepala BKN RI, Prof. Zudan Ajak Mahasiswa UNPRI Jaga Toleransi dan Bangun Birokrasi Cerdas Menuju Indonesia Emas