Warga di Pulau Simuk Nias Selatan Kelaparan Gegara Kapal Pengakut Logistik Tak Dapat Beroperasi
"Di awal-awal dulu terjadinya kekurangan beras dulu, masyarakat konsumsi terigu, kanji, roti, indomie dan terakhir sagu. Karena ubi dan yang lain-lain di sana nggak ada," sebutnya.
Baca Juga:
Belakangan ini, banyak anak-anak yang mulai jatuh sakit. Namun hingga saat ini, belum ada laporan warga yang meninggal dunia.
"Kalau beberapa hari yang lalu, terlebih 2 hari yang lalu sudah banyak anak-anak yang sakit, lemas, namun belum ada yang meninggal dunia," ungkapnya.
Baca Juga :Polri Buka Seleksi CPNS 2023 di Sumut, Ini Formasi, Jurusan dan Jumlah Kuota
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemkab Nias Selatan, bantuan logistik sudah ada di pelabuhan Teluk Dalam dan Pulau Telo yang akan dibawa ke Pulau Simuk. Pagi tadi, sejumlah kapal sudah berangkat menuju Palau Simuk dan diperkirakan akan tiba siang ini.
"Bantuan sudah ada di Teluk Dalam, namun belum bisa berlayar karena cuaca yang ekstrim, tapi kabarnya tadi pagi sudah bisa gerak baik yang dari Teluk Dalam maupun dari Pulau Telo," tutupnya. (bsc).
Kajati Sumut Kunker ke Kejari Nisel, Pastikan Pelayanan terhadap Kebutuhan Hukum di Masyarakat Maksimal
Satreskrim Polres Tebing Tinggi Berhasil Ungkap Pelaku Tawuran Geng Motor
Dermawan Tipu Warga Ratusan Juta Dilaporkan ke Polres Sergai
RSU. Melati Perbaungan: Tidak Benar Telantarkan Pasien Lakalantas, Korban Kami Rawat dengan Baik
Polsek Perbaungan Dipimpin AKP S. Gurusinga Tangkap Dua Pengedar Sabu saat Nyantai Dirumah