Ini Penjelasan PKS Pemalang Terkait Pertemuan Tertutup Dengan PDIP

bulat.co.id - PEMALANG | Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pemalang, diam - diam menjalin hubungan mesra untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada November 2024 mendatang.
Sejauh mana hubungan antara kedua partai yang sama - sama meraih kesuksesan dalam Pileg 14 Februari kemarin?, awak media melalui sambungan telepon mengkonfirmasi hal ini kepada ketua DPD PKS Pemalang Suwarso, pada Senin (6/5/24).
Baca Juga:
Menurut Suwarso, hubungan politik antar partai peserta pemilu bulan Pebruari lalu, adalah hal yang biasa, apalagi mengingat PKS secara kuota belum memenuhi untuk mencalonkan sendiri kadernya menjadi Calon Bupati pada Pilkada nanti.
"Iya kita jalin komunikasi dengan PDIP buat membahas kemungkinan berkoalisi pada Pemilihan Bupati nanti," ujar Suwarso.
Masih menurutnya, bahwa secara prinsip PKS membuka jalinan silaturahmi politik dengan partai manapun.
"PDIP yang mengajak ke kami buat berkoalisi, tentunya ini suatu pertemuan awal yang baik untuk selanjutnya akan diteruskan pertemuan yang lebih intens, guna membahas kerja sama dalam menentukan bakal calon Bupati dan Wakil," terangnya.
Diketahui pada pemilihan umum Pebruari kemarin, PKS mendapatkan 5 kursi dan 12 kursi untuk PDIP, dari jumlah 50 kursi yang direbutkan.
Dengan hitung - hitungan jumlah suara yang lumayan besar jika kedua partai besar itu jadi berkoalisi, dengan basis massa yang sama sama fanatik, akan menjadi kekuatan besar dalam pertarungan Pilkada Kabupaten Pemalang.

PKS TSP Sipispis Pastikan Tidak Ada Buang Limbah ke Sungai Bahsombu

Terkait Sengketa Pilkada Madina, Salman Alfarisi Simanjuntak: "Membela Klien Boleh, Membabi Buta Jangan"

Surya Wahyu Danil : Masyarakat Madina Harus Hormati Proses MK

ON MA Resmi Daftarkan Gugatan Perselisihan Pilkada Madina ke MK

Tim “On Ma” Lapor ke Bawaslu Terkait Dugaan “Money Politics” Dan ASN Tidak Netral
