Wabup Sergai Ikut Panen Cabai Merah Milik Petani Pematang Sijonam
bulat.co.id -SERGAI | Sektor pertanian hortikultura di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) memiliki potensi besar untuk memenuhi pasokan di pasar dan menstabilkan stok pangan daerah. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Sergai H. Adlin Tambunan saat ikut serta dalam panen cabai merah milik petani di Dusun II Pematang Kandis, Desa Pematang Sijonam, Kecamatan Perbaungan, Rabu (11/10/2023).
Selain perkebunan dan persawahan, Wabup Sergai menyebut jika Tanah Bertuah Negeri Beradat juga memiliki potensi pertanian yang luar biasa, salah satunya cabai.
Baca Juga:
"Alhamdullilah, hari ini kita lihat bersama bagaimana produktivitas petani cabai di Sergai sungguh sangat baik. Saya sangat mengapresiasi semangar para petani cabai kita yang panennya menghasilkan jumlah yang bisa dibilang cukup lumayan," ucapnya.
Dirinya menyebut saat ini Sergai sudah memiliki status sebagai lumbung padi di Provinsi Sumatera Utara. Kedepan ia berharap status serupa, yaitu Sergai sebagai penyuplai bahan pangan cabai terbesar, bisa dicapai.
Hal ini, sebutnya, sejalan dengan salah satu program Sapta Dambaan yaitu Pertanian Mandiri dan Berkelanjutan.
"Sektor Pertanian merupakan salah satu sektor prioritas di Kabupaten Sergai. Kedepannya pertanian di Sergai kita lebih arahkan kepada pertanian organik dan pengembangan komoditi hortikultura dengan lebih banyak melibatkan kaum muda tani," tambahnya.
Untuk mendukung pencapaian target tersebut, Wabup menyebut pihaknya melalui Dinas Pertanian, akan lebih aktif meningkatkan kompetensi para petani lokal.
Mantapkan Kesiapan Personel, Polres Sergai Gelar Latpraops Patuh Toba-2026
Kapolres Sergai Pimpin Upacara di SMAN 1 Sei Rampah, Pelajar Diingatkan Bahaya Narkoba, Judi Online dan Bullying
Panen Ikan Lele di Sidadi II Jadi Bukti Potensi Peningkatan Ekonomi Rakyat Tapsel
Wabup Tapsel Ajak 674 Mahasiswa Baru IMM Jadi Penggerak Pemulihan Pascabencana
Bupati Minta Tapsel Diperluas Jadi Sentra Bawang Putih, Kementan Siapkan Target 150 Ha 2027