Tiga Bulan Diperbaiki, Jembatan Titi Besi Galang Rusak Lagi
Padahal, Jembatan Sungai Ular ini
baru tiga bulanan diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sumatera Utara,
Kamis (20/7/23).
Baca Juga:
- Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat: Semua Gratis
- Ketua Prodi Kesejahteraan Sosial FISIP UMSU Dorong Transformasi Pengelolaan LKS Deli Serdang dan Tingkatkan Profesionalisme
- Polres Sergai Gelar Upacara Hari Juang Polri, Teguhkan Dedikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat
Akibat kerusakan itu, aktivitas
pengguna jalan dan warga menjadi terganggu. Sejumlah pengendara berulangkali
terperosok disebabkan jembatan yang bolong.
Baca Juga :Kapal Motor Tenggelam di Madura, Dua Orang Tewas dan Dua Hilang
Selain itu, beberapa warga
berinisiatif memasang batang pohon kelapa menutup badan jembatan yang ambles.
Hal ini mengakibatkan kendaraan yang melintas terpaksa pelan dan mengantri.
Situasi ini tentunya dimanfaatkan
oleh sejumlah orang kemungkinan warga setempat untuk mengatur kendaraan yang
melintas terutama mobil dan truk.
Atas jasa itu, sejumlah kendaraan
harus membayar meski tidak dipaksa dan ini menjadi pendapatan orang-orang di tempat
itu.
Informasi dihimpun, kerusakan
jembatan cukup parah dalam waktu sepekan terakhir. Pengendara terpaksa
mengantri atau mencari jalan lain.
"Hal ini menjadi kesempatan bagi sejumlah orang ntuk mendapatkan uang. Pungutan liar langsung muncul, dengan modus membantu mengatur lalulintas. Warga diminta membayar paling sedikit Rp 2000 sekali lewat meski tak dipaksa," ucap Anto, pengguna jalan.
Hal ini dikeluhkan pengendara, sebab setiap jembatan itu rusak, selalu muncul sekelompok orang melakukan pungutan liar pada pengendara. Peristiwa ini seperti menjadi tempat penghasilan meski tak dipaksa.
Jembatan Titi besi adalah tanggung
jawab Dinas PU Provinsi Sumut dan terakhir perawatan pada bulan Februari 2023
kemarin. Artinya baru tiga bulanan direhap, jembatan titi besi sudah jebol,
besi cor di jembatan hilang membuat lubang mengerikan di tengah jembatan.
Baca Juga :Pencuri Mobil di Medan Ditembak Polisi Gegera Melawan saat Ditangkap
Warga heran kenapa jembatan sungai
ular ini cepat sekali rusak. Apa memang kualitas pengerjaan perbaikan oleh PU
Sumut tidak beres atau ada dugaan unsur kesengajaan lain.
"Iya baru tiga bulanan jembatan itu
diperbaiki, sekarang sudah jebol lagi, kendaraan sulit melintas hingga seperti
biasa munculah tukang kutip uang, Rp 2000 sekali lewat berapa banyak yang lewat
tiap hari, apa enggak senang mereka mendadak dapat objek lagi, modus ngatur
jalan," ucap Anto.
Hal senada disampaikan Saipul, warga
yang kerap melintasi jembatan titibesi. Dengan kerusakan jembatan titi besi,
kesulitan warga bertambah menjadi berlipat, jalan tidak lancar dan ditambah
pungli.
"Ya kesempatan, modus ngatur jalan,
2000 kalau mobil kecil dan truk bisa diprediksi pasti lebih mahal. Kesusahan
warga jadi penghasilan tetap sekelompok orang, gara gara jembatan rusak itu,"
keluh Saipul.
Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat: Semua Gratis
Ketua Prodi Kesejahteraan Sosial FISIP UMSU Dorong Transformasi Pengelolaan LKS Deli Serdang dan Tingkatkan Profesionalisme
Polres Sergai Gelar Upacara Hari Juang Polri, Teguhkan Dedikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat
81 Tahun Merdeka, GMNI Sumut Gugat Arah Kekuasaan Prabowo: Negara Kuat, Rakyat Berdaulat!
Pelantikan DPW Tani Merdeka Indonesia Provsu 2026 - 2031, Bobby Nasution dan Gus Irawan Serukan Kolaborasi Wujudkan Ketapang dan Kesejahteraan Petani