Ketua Prodi Kesejahteraan Sosial FISIP UMSU Dorong Transformasi Pengelolaan LKS Deli Serdang dan Tingkatkan Profesionalisme
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Peningkatan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial yang diikuti 50 perwakilan pengelola LKS se-Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan dibuka dan dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Deli Serdang, Yusnaldi, M.Pd.
Dalam kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut, para pengelola LKS aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai berbagai tantangan pengelolaan lembaga, mulai dari tata kelola organisasi, pelayanan penerima manfaat, pendanaan, hingga keberlanjutan program.
Baca Juga:
Menurut Sahran, tantangan lembaga sosial saat ini tidak cukup dijawab dengan semangat kepedulian, tetapi membutuhkan manajemen yang profesional dan berorientasi pada dampak.
"Niat baik saja tidak cukup. Niat baik harus bertemu dengan manajemen yang baik. Semakin besar tanggung jawab kita kepada masyarakat, semakin besar pula tuntutan agar lembaga dikelola secara profesional, transparan dan akuntabel."
Ia menekankan bahwa keberhasilan LKS seharusnya tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan atau bantuan yang disalurkan, tetapi dari perubahan yang terjadi pada penerima manfaat.
"Pertanyaan penting bagi LKS bukan hanya berapa banyak kegiatan yang dilakukan, tetapi perubahan apa yang terjadi setelah lembaga kita hadir."
Menurutnya, LKS perlu bergerak dari pendekatan charity menuju social impact, dengan memperkuat tata kelola, kualitas SDM, pengelolaan data, akuntabilitas, kemitraan, serta evaluasi hasil program. Masa depan lembaga kesejahteraan sosial bukan ditentukan oleh seberapa besar lembaganya, tetapi oleh seberapa besar perubahan yang mampu diciptakannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Deli Serdang, Yusnaldi, M.Pd., mengapresiasi kegiatan peningkatan kapasitas tersebut. Ia menilai LKS memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat.
"LKS merupakan mitra strategis pemerintah. Karena itu, peningkatan kapasitas dan kualitas pengelolaan LKS menjadi hal yang sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik."
Yusnaldi berharap pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan di masing-masing lembaga dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan sosial di Kabupaten Deli Serdang.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Prodi Kesejahteraan Sosial FISIP UMSU untuk berperan aktif dalam pengembangan kapasitas lembaga sosial dan membangun sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadirkan pelayanan kesejahteraan sosial yang profesional dan berdampak.
Mahasiswi UMSU Meninggal Dilindas Truk Muatan Beton Tiang Paku Bumi
Diduga Korslet, Lantai IV Kampus UMSU Nyaris Saja Dilalap Si jago Merah
UMSU Juara! Inilah Daftar Kampus Muhammadiyah Terbaik di Indonesia Tahun 2024 Versi UniRank
Akademisi hingga Konten Kreator Berikan Apresiasi kepada Kapolda Sumut
Daftar 5 Kampus Terbaik di Sumatera Utara, Ternyata Bukan USU Melainkan Kampus Swasta Ini