DPRKP Pamekasan Realisasikan 349 Penerima RTLH di 13 Kecamatan
bulat.co.id -PAMEKASAN | Sebanyak 349 Kepala Keluarga (KK) mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) tahun 2023 yang tersebar di 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) menyebut angka tersebut paling rendah dibandingkan tahun sebelumnya, dengan presentase sekitar 25 persen para penerima bantuan mendapatkan jatah yang serupa.
Baca Juga:
- Khairul Siregar Resmi Pimpin MKKSS Serdang Bedagai Periode 2026–2029
- Mahasiswa KKN Kemanusian Kelompok 14 UNSAM - UNY Memperingati Isra Mi'raj, Upaya Pemulihan Trauma Masyarakat Pasca Bencana di Desa Tanjung Lipat 1
- Hijaukan Harapan, Tutup Luka Trauma: Aksi Kemanusiaan Kelompok 16 KKN Unsam–UNY di Seuneubok Aceh Pasca Banjir Bandang
Setiap penerima manfaat RTLH 2023 mendapatkan porsi berupa material bangunan dengan nilai nominal sebesar Rp. 15 juta, sementara untuk upah tukang dianggarkan sebesar Rp. 2,5 juta dalam satu kepala keluarga dengan total anggaran sebesar Rp. 17. 500 juta.
Baca Juga :Diduga Jadi Bisnis Prostitusi, Seribuan Massa Gruduk Cafe di Pamekasan
"Sumber anggaran tersebut berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2023." Kata Muharram, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Pamekasan, Selasa (12/09/23).
Ia melanjutkan, instansinya melakukan dua tahapan mekanisme pembayaran yang dilakukan dalam proses realisasi program RTLH tersebut.
Warning: A non-numeric value encountered in /home/u729743767/domains/bulat.co.id/public_html/theme/detail.php on line 313
Khairul Siregar Resmi Pimpin MKKSS Serdang Bedagai Periode 2026–2029
Mahasiswa KKN Kemanusian Kelompok 14 UNSAM - UNY Memperingati Isra Mi'raj, Upaya Pemulihan Trauma Masyarakat Pasca Bencana di Desa Tanjung Lipat 1
Hijaukan Harapan, Tutup Luka Trauma: Aksi Kemanusiaan Kelompok 16 KKN Unsam–UNY di Seuneubok Aceh Pasca Banjir Bandang
Mahasiswa KKN Kemanusiaan Kelompok 4 Hadirkan Solusi dan Kepedulian di Kampung Seunebok Baroeh Aceh Tamiang
Ruang Tumbuh Bersama, KKN Kemanusiaan UNSAM × UNY Hidupkan Sapta Marga Pasca Banjir