Satu Kampung di Wilayah Pesisir Aceh Tamiang Terendam Banjir
bulat.co.id - Aceh | Satu kampung di Kabupaten Aceh Tamiang, terendam banjir
akibat luapan air sungai dengan ketinggian air 10-30 centimeter yang menggenang
rumah penduduk.
Kepala BPBD Kabupaten Aceh Tamiang Iman Suhery, di Kuala Simpang, Aceh, Minggu
(2/7), membenarkan adanya bencana alam tersebut. "Ya, banjir luapan sungai
merendam wilayah hilir di Kampung Rantau Pakam, Kecamatan Bendahara. Banjir ini
juga dampak dari pasang laut yang masuk ke permukiman. "Air dari sungai
masuk, karena tanggul penahan banjir belum selesai dikerjakan di Rantau
Pakam," kata Iman.
Baca Juga :KPU RI Tetapkan DPT Pemilu 2024
Baca Juga:
- Mahasiswa KKN Kemanusian Kelompok 14 UNSAM - UNY Memperingati Isra Mi'raj, Upaya Pemulihan Trauma Masyarakat Pasca Bencana di Desa Tanjung Lipat 1
- Hijaukan Harapan, Tutup Luka Trauma: Aksi Kemanusiaan Kelompok 16 KKN Unsam–UNY di Seuneubok Aceh Pasca Banjir Bandang
- Ruang Tumbuh Bersama, KKN Kemanusiaan UNSAM × UNY Hidupkan Sapta Marga Pasca Banjir
Kendati demikian, dia memastikan sejauh ini belum ada masyarakat Rantau Pakam yang mengungsi baik ke posko maupun rumah kerabat. Selain banjir di Rantau Pakam, debit sungai juga nyaris menjebol Tanggul Marlempang yang baru dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang.
"Ini kondisi Tanggul Marlempang yang dibuat kemarin masih aman. Semoga yang kita buat kemarin enggak jebol," ujarnya.
Warning: A non-numeric value encountered in /home/u729743767/domains/bulat.co.id/public_html/theme/detail.php on line 313
Mahasiswa KKN Kemanusian Kelompok 14 UNSAM - UNY Memperingati Isra Mi'raj, Upaya Pemulihan Trauma Masyarakat Pasca Bencana di Desa Tanjung Lipat 1
Hijaukan Harapan, Tutup Luka Trauma: Aksi Kemanusiaan Kelompok 16 KKN Unsam–UNY di Seuneubok Aceh Pasca Banjir Bandang
Ruang Tumbuh Bersama, KKN Kemanusiaan UNSAM × UNY Hidupkan Sapta Marga Pasca Banjir
Ruang Tumbuh Bersama, KKN Kemanusiaan UNSAM × UNY Hidupkan Sapta Marga Pasca Banjir
Mahasiswa KKN Kemanusiaan UNSAM dan UNY Fokus Pemulihan Pascabanjir di Desa Tanjung Neraca