Kabar Gembira, Bansos Beras Dilanjutkan, Jumlah Penerima Ditambah
Redaksi - Jumat, 15 Desember 2023 10:30 WIB
Internet
bulat.co.id -JAKARTA | Presiden Jokowi memastikan ada perluasan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai penerima bantuan sosial (bansos) 10 kilogram (Kg) beras. Penambahan penerima bansos naik 8 persen dari jumlah sebelumnya yaitu 21,35 juta KPM.
Kendati begitu, penambahan jumlah KPM penerima bantuan pangan ini mulai diberlakukan pada awal 2024. Alasan pemerintah menaikkan angka KPM agar penyaluran bansos bisa merata.
"Program bantuan ini akan dilanjutkan tahun depan dengan terus dilakukan update data penerima dan untuk tahun depan ada penambahan sekitar 8 persen dari penerima sekarang agar ibu dan bapak yang terdampak semuanya tidak terlalu dibebani oleh kenaikan harga yang ada," ujar Jokowi melalui keterangan pers, Jumat (15/12/23).
Pemberian bantuan, lanjut Presiden, merupakan upaya pemerintah untuk memperkuat daya beli masyarakat. Itu karena sejumlah harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.
"Terutama beras yang diakibatkan oleh menyusutnya produksi beras akibat bencana El Nino yang melanda seluruh dunia," beber Jokowi.
Senada, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi menyebut, penerima bansos beras 10 Kg pada Januari 2024 nanti akan bertambah menjadi 22 juta keluarga penerima.
"Data keluarga penerima bantuan ini kami terima dari Kemenko PMK yang jumlahnya mengalami update data karena menyesuaikan dengan kondisi riil di lapangan" ucap Arief yang ikut mendampingi Presiden Jokowi di Pekalongan dan Malang.
Baca Juga:
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait
Gus Irawan Dorong Keluarga Jadi Benteng Narkoba dan Judi Online
PDIP Tersinggung dengan Ritual Injak Kepala Kerbau yang Dilakukan Jokowi
Ini Pembahasan Jusuf Kalla Bersama Prabowo di Istana
Ansy Lena Sebut Agenda Jokowi Tak Lagi Relevan bagi PDIP, Soroti Fokus Pemerintahan
Bakom RI Sebut Agenda Kenegaraan Prabowo yang Diumumkan Hanya ke Perancis
Prabowo Salurkan 1.098 Ekor Sapi Kurban ke Seluruh Kabupaten dan Kota, Anggaran dari APBN Capai Rp100 Miliar
Komentar