Rupiah Berbalik Menguat Setelah Sempat Terpuruk Di Atas 16.300, IHSG Bertahan Di Zona Hijau
Selain itu, sejumlah rilis data ekonomi di negara asia seperti Taiwan dan Hong Kong juga menjadi kabar baik bagi bursa sahamnya. Ekonomi Taiwan tumbuh 5.09% (perkiraan awal) dikuartal kedua (Q2).
Baca Juga:
Angka tersebut melebihi ekspektasi, karena konsensus pasar sebelumnya memperkirakan ekonomi Taiwan tumbuh 4.8%.
Hongkong juga mengalami pertumbuhan 3.3% dikuartal kedua (YoY), dibandingkan dengan konsensus pasar sebelumnya yang memperkirakan tumbuh 2.7%.
Sejumlah agenda ekonomi yang terealisasi menjadi angin segar bagi kinerja pasar keuangan di Asia.
IHSG sendiri ditutup menguat 0.19% di level 7.255,76. IHSG sendiri bergerak cukup volatile pada perdagangan hari ini.
Dimana IHSG sempat menguat hingga menyentuh 7.275, dan sempat melemah hingga ke level 7.226 sebelum akhirnya ditutup menguat menjelang penutupan. Meskipun menguat, asing justru terpantau membukukan transaksi jual bersih senilai 193 milyar.
Ada 4 saham yang menjadi katalis utama bagi penguatan IHSG diantaraya ada United Tractor (UNTR), ASII (Astra International), BRIS ( Bank BSI), Bank BCA (BBCA) serta Bank BNI (BBNI).
Prediksi Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Senin 21 Oktober 2024
Prediksi Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Rabu 16 Oktober 2024
Data Ekonomi AS Mixed, IHSG dan Rupiah Bergerak Menguat di Sesi Pembukaan
Awal Pekan Rupiah Melemah, Tembus Rp15.670 per dolar AS
Prediksi Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Kamis 3 Oktober 2024