Mengenal Tradisi Ngapati di Kabupaten Pemalang
Mengenal Tradisi Ngapati di Kabupaten Pemalang
Foto: Istimewa
tradisi Ngapati di Pemalang
bulat.co.id -Kabupaten Pemalang Jawa Tengah memiliki adat istiadat atau tradisi Ngapati yang masih dilakukan oleh sebagian warga masyarakat di pesisir pantai pulau Jawa. Tradisi tersebut masih banyak dilakukan oleh masyarakat Jawa, juga warga Kabupaten Pemalang tersebut khususnya bagi yang beragama Islam.
Ritual tradisi ini berupa doa bersama sekaligus sebagai implementasi syukuran bagi seorang wanita hamil yang telah memasuki usia empat bulan kehamilan.
Melihat dari bahasanya, Ngapati berasal dari bahasa Jawa, yaitu papat yang berarti empat dalam bahasa Indonesia.
Di beberapa tempat, selain Ngapati digunakan pula istilah lain, misalnya Ngupati. Walaupun sedikit berbeda, namun isi ritualnya masih tergolong sama.
Dalam sejarahnya, Ngapati disebut-sebut sebagai tradisi agama hindu, kemudian pada era Walisongo, tradisi ini diubah tata caranya sesuai ajaran agama Islam, sehingga sampai saat ini masih banyak dilaksanakan oleh warga Kabupaten Pemalang yang beragama Islam.
Halaman :
Warning: A non-numeric value encountered in /home/u729743767/domains/bulat.co.id/public_html/theme/detail.php on line 313
Editor
:
Tags
Berita Terkait
DPC PDI-P Sergai Gelar Upacara HUT ke-80 RI: Meriah dengan Permainan Tradisional dan Bimtek Politik
Ketua DPRD Mabar Sambangi Kementerian ATR/BPN Terkait Ganti Rugi Lahan Embung Anak Munting
BPN Mabar Tak Keluarkan Peta Bidang Tanah Bendung Anak Munting, Ganti Rugi Lahan Gagal
Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK MH Dukung Kinerja Bank Sumut
Antisipasi Bencana Gempa Bumi, Rutan Pemalang Gelar Simulasi Penyelamatan
Anak -anak di Pemalang Manfaatkan Daun Pisang Untuk Payung Saat Hujan Tiba
Komentar