Gedung Putih Mengonfirmasi Kematian Seorang Warga AS dalam Serangan Israel di Lebanon
Saat Israel memulai invasi darat di Lebanon setelah melancarkan gelombang serangan udara sejak 23 September, jumlah korban meningkat hingga lebih dari seribu orang tewas dan lebih dari 2.950 orang luka-luka.
Baca Juga:
Meskipun Israel menilai bahwa serangan tersebut ditujukan untuk sasaran Hizbullah, sekitar seperempat korban tewas kebanyakan terdiri dari perempuan dan anak-anak, menurut perhitungan resmi Lebanon.
Pada Rabu, delapan tentara Israel tewas dalam bentrokan mereka dengan para pejuang Hizbullah di daerah Lebanon yang berbatasan dengan Israel.
Kematian Kamel Ahmad Jawad menjadi satu lagi tragedi dalam invasi Israel di Lebanon dan memicu kepedulian di Amerika Serikat serta komunitas internasional.
Semoga saudara kita yang tercinta beristirahat dengan tenang dan keluarga serta seluruh penduduk Lebanon segera menemukan kedamaian dalam menghadapi situasi yang sulit ini.
Tragedi Kemanusiaan: 12 Hari Terakhir 1.000 Warga Lebanon Tewas Dihabisi Israel
Saham di Asia Tenggara Kompak Menghijau, IHSG Naik 1,51% Pekan Ini
Tekanan Biden pada Netanyahu untuk Segera Selesaikan Pembicaraan Gencatan Senjata
Dolar Tersungkur, Rupiah Meroket ! Drama Pasar Asia Bikin Heboh
Inflasi Amerika Serikat Melonjak, Pasar Keuangan di Ambang Ketidakpastian
Kenapa Saham di Asia Merosot Pasca Presiden Amerika Serikat Joe Biden Mundur dari Pencalonan Presiden 2024
Penjaringan SEMA dan DEMA STAIN Madina Dinilai Tak Sesuai Prosedural
Bunda PAUD Kabupaten Tapsel Kukuhkan 248 Bunda PAUD Desa dan Kelurahan
UMKM Madina Harus Bergerak dan Bangkit, Butuh Dukungan Bupati
Bupati Tapsel Ikuti Rakor Bersama Wamen PPPA dan Wamen PU Secara Virtual
Pelantikan DPW Tani Merdeka Indonesia Provsu 2026 - 2031, Bobby Nasution dan Gus Irawan Serukan Kolaborasi Wujudkan Ketapang dan Kesejahteraan Petani
KPK Tetapkan Bupati Pemalang Tersangka
BGN Siapkan Portal Pemantauan Menu MBG