Gempa Turki-Suriah Tewaskan Ribuan Orang, Kenapa Sangat Mematikan?
Baca juga: Gempa Berkekuatan M 7,8 Guncang Turki, Terasa Hingga Yunani dan Lebanon
Musson menilai situasi itu membuat banyak orang 'terjebak ketika rumah-rumah mereka ambruk' akibat gempa.
Dalam analisisnya, Musson yang juga penulis buku 'The Million Death Quake' ini menyebut bahwa konstruksi bangunan di lokasi terdampak gempa 'tidak benar-benar memadai untuk area yang rawan dilanda gempa bumi besar'.
Baca Juga:
Hal itu, sebut Musson, mungkin disebabkan oleh fakta bahwa garis patahan Bumi di mana gempa mengguncang relatif tenang beberapa waktu terakhir.
Turki diketahui berada di salah satu zona gempa paling aktif di dunia. Gempa bumi yang terjadi di garis patahan Anatolia Utara yang ada di wilayah Duzce, Turki, menewaskan lebih dari 17.000 orang tahun 1999 lalu.
Namun gempa kuat pada Senin (6/2/2023) kemarin terjadi di sisi lain Turki, tepatnya di sepanjang patahan Anatolia Timur. Garis patahan Anatolia Timur tidak pernah dilanda gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7 selama dua abad terakhir, yang menurut Musson, itu berarti orang-orang di area itu 'mengabaikan betapa berbahayanya' patahan tersebut.
Ketua DPRD Mabar Sambangi Kementerian ATR/BPN Terkait Ganti Rugi Lahan Embung Anak Munting
BPN Mabar Tak Keluarkan Peta Bidang Tanah Bendung Anak Munting, Ganti Rugi Lahan Gagal
Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK MH Dukung Kinerja Bank Sumut
Antisipasi Bencana Gempa Bumi, Rutan Pemalang Gelar Simulasi Penyelamatan
Erdogan Menggambarkan Turk Dikenal Dengan Sebutan "Tanah Air Biru"