Mobil K3 Milik PT HKI Disandera di Langkat Gegara Dituding Rusak Lahan Warga

"Kami ada menahan mobil pihak PT HKI dan sudah diamankan di Polsek Gebang," ujar Darlen.
Baca Juga:
Darlen pun menjabarkan, sekitar 17 pohon sawit dan tiga pohon aren milik Jhon Pasaribu dirusak.
Meski demikian, Darlen tak menampik jika beberapa waktu yang lalu, warga dengan PT HKI ada melakukan pertemuan di Polres Langkat.
Namun kedua belah pihak tidak ada kata sepakat soal harga ganti rugi tanah yang sudah ditentukan.
"PT HKI mengaku tidak mengetahui pengerusakan lahan itu sehingga terjadi keributan tadi. Padahal di dokumentasi yang kita lihat, ada pihak PT HKI, kepala dusun, dan camatnya dilokasi perusakan lahan itu," ujar Darlen.
Baca Juga :Bangunan Restaurant di Penginapan On The Rock Bukit Lawang Terbakar
Darlen pun berharap kepada pihak kepolisian dan pemerintah supaya hak-hak mereka sebagai warga segera dituntaskan.
"Supaya hak-hak kita dan kerugian kita harus diperhatikan sesuai dengan permohonan kita. Masalah jalan tol ini kita tidak menghambat, tapi kami minta harga sesuai, demi kesejahteraan masyarakat. Kalau semena-mena dibuat tanpa sesuai mekanisme, kami akan tetap bertahan, Gak mau dirusak secara paksa," ujar Darlen.

Polsek Teluk Mengkudu Cek TKP Rumah Warga yang mengalami Kebakaran

Ganti Rugi Lahan Embung Anak Munting Jadi Urusan BWS

Pemilik Lahan Embung Anak Munting Ancam Ambil Kembali Lahan

BPN Mabar Tak Keluarkan Peta Bidang Tanah Bendung Anak Munting, Ganti Rugi Lahan Gagal

Lapas Padangsidimpuan Meriahkan HBP Ke-61 dengan Pekan Olahraga dan Seni
